Back to Quran

Juz

Juz 23

36:28 ... 39:31 · 357 ayahs

Diterjemahkan oleh Indonesian Ministry Islamic Affairs

  1. Surah Ya-SinBegins here at 36:28

  2. 36:28

    ۞ وَمَآ أَنزَلْنَا عَلَىٰ قَوْمِهِۦ مِنۢ بَعْدِهِۦ مِن جُندٍ مِّنَ ٱلسَّمَآءِ وَمَا كُنَّا مُنزِلِينَ

    Wa-maaa ʹañzalnaa ʻalaa Q̣awmihee mim baʻdihee miñ juñdim minas samaaaʹi wa-maa kunnaa muñzileen.

    Dan setelah dia (meninggal), Kami tidak menurunkan suatu pasukan pun dari langit kepada kaumnya, dan Kami tidak perlu menurunkannya.

  3. 36:29

    إِن كَانَتْ إِلَّا صَيْحَةً وَٰحِدَةً فَإِذَا هُمْ خَـٰمِدُونَ

    ʹIñ kaanat ʹillaa ṣayḥatañw waaḥidatañ faʹiẓaa hum khaamidoon.

    Tidak ada siksaan terhadap mereka melainkan dengan satu teriakan saja; maka seketika itu mereka mati.

  4. 36:30

    يَـٰحَسْرَةً عَلَى ٱلْعِبَادِ ۚ مَا يَأْتِيهِم مِّن رَّسُولٍ إِلَّا كَانُوا۟ بِهِۦ يَسْتَهْزِءُونَ

    Yaa-ḥasratan ʻalal ʻibaad! Maa- yaʹteehim mir rasoolin ʹillaa kaanoo bihee yastahziʹoon!

    Alangkah besar penyesalan terhadap hamba-hamba itu, setiap datang seorang rasul kepada mereka, mereka selalu memperolok-olokkannya.

  5. 36:31

    أَلَمْ يَرَوْا۟ كَمْ أَهْلَكْنَا قَبْلَهُم مِّنَ ٱلْقُرُونِ أَنَّهُمْ إِلَيْهِمْ لَا يَرْجِعُونَ

    ʹAlam yaraw kam ʹahlaknaa q̣ablahum minal q̣urooni ʹannahum ilayhim laa-ʹ yarjiʻoon?

    Tidakkah mereka mengetahui berapa banyak umat-umat sebelum mereka yang telah Kami binasakan. Orang-orang (yang telah Kami binasakan) itu tidak ada yang kembali kepada mereka.

  6. 36:32

    وَإِن كُلٌّ لَّمَّا جَمِيعٌ لَّدَيْنَا مُحْضَرُونَ

    Waʹiñ kullul lammaa jameeʻul ladaynaa muḥḍaroon.

    Dan setiap (umat), semuanya akan dihadapkan kepada Kami.

  7. 36:33

    وَءَايَةٌ لَّهُمُ ٱلْأَرْضُ ٱلْمَيْتَةُ أَحْيَيْنَـٰهَا وَأَخْرَجْنَا مِنْهَا حَبًّا فَمِنْهُ يَأْكُلُونَ

    Wa-ʹAayatul lahumul ʹarḍul maytah: ʹaḥyaynaahaa wa-ʹakhrajnaa minhaa ḥabbañ faminhu yaʹkuloon.

    Dan suatu tanda (kebesaran Allah) bagi mereka adalah bumi yang mati (tandus). Kami hidupkan bumi itu dan Kami keluarkan darinya biji-bijian, maka dari (biji-bijian) itu mereka makan.

  8. 36:34

    وَجَعَلْنَا فِيهَا جَنَّـٰتٍ مِّن نَّخِيلٍ وَأَعْنَـٰبٍ وَفَجَّرْنَا فِيهَا مِنَ ٱلْعُيُونِ

    Wa-jaʻalnaa feehaa jannaatim min nakheeliñw waʹaʻnaabiñw wafajjarnaa feehaa minal ʻuyoon:

    Dan Kami jadikan padanya di bumi itu kebun-kebun kurma dan anggur dan Kami pancarkan padanya beberapa mata air,

  9. 36:35

    لِيَأْكُلُوا۟ مِن ثَمَرِهِۦ وَمَا عَمِلَتْهُ أَيْدِيهِمْ ۖ أَفَلَا يَشْكُرُونَ

    Liyaʹkuloo miñ s̤amarihee, wa-maa ʻamilathu ʹaydeehim: ʹafalaa yashkuroon?

    agar mereka dapat makan dari buahnya, dan dari hasil usaha tangan mereka. Maka mengapa mereka tidak bersyukur?

  10. 36:36

    سُبْحَـٰنَ ٱلَّذِى خَلَقَ ٱلْأَزْوَٰجَ كُلَّهَا مِمَّا تُنۢبِتُ ٱلْأَرْضُ وَمِنْ أَنفُسِهِمْ وَمِمَّا لَا يَعْلَمُونَ

    Subḥaanal laẓee khalaq̣al ʹazwaaja kullahaa mimmaa tumbitul ʹarḍu wa-min ʹañfusihim Wamimmaa laa- yaʻlamoon.

    Mahasuci (Allah) yang telah menciptakan semuanya berpasang-pasangan, baik dari apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka sendiri, maupun dari apa yang tidak mereka ketahui.

  11. 36:37

    وَءَايَةٌ لَّهُمُ ٱلَّيْلُ نَسْلَخُ مِنْهُ ٱلنَّهَارَ فَإِذَا هُم مُّظْلِمُونَ

    Wa-ʹAayatul lahumul Laylu naslakhu minhun Nahaara faʹiẓaa hum muz̤̣limoon;

    Dan suatu tanda (kebesaran Allah) bagi mereka adalah malam; Kami tanggalkan siang dari (malam) itu, maka seketika itu mereka (berada dalam) kegelapan,

  12. 36:38

    وَٱلشَّمْسُ تَجْرِى لِمُسْتَقَرٍّ لَّهَا ۚ ذَٰلِكَ تَقْدِيرُ ٱلْعَزِيزِ ٱلْعَلِيمِ

    Wash-Shamsu tajree limustaq̣arril lahaa: ẓaalika taq̣deerul ʻAzeezil ʻAleem.

    dan matahari berjalan di tempat peredarannya. Demikianlah ketetapan (Allah) Yang Mahaperkasa, Maha Mengetahui.

  13. 36:39

    وَٱلْقَمَرَ قَدَّرْنَـٰهُ مَنَازِلَ حَتَّىٰ عَادَ كَٱلْعُرْجُونِ ٱلْقَدِيمِ

    Wal-Q̣amara q̣addarnaahu manaazila ḥattaa ʻaada kalʻurjoonil q̣adeem.

    Dan telah Kami tetapkan tempat peredaran bagi bulan, sehingga (setelah ia sampai ke tempat peredaran yang terakhir) kembalilah ia seperti bentuk tandan yang tua.

  14. 36:40

    لَا ٱلشَّمْسُ يَنۢبَغِى لَهَآ أَن تُدْرِكَ ٱلْقَمَرَ وَلَا ٱلَّيْلُ سَابِقُ ٱلنَّهَارِ ۚ وَكُلٌّ فِى فَلَكٍ يَسْبَحُونَ

    Lash Shamsu yambag̣ee lahaaa ʹañ tudrikal Q̣amara wa-lal Laylu saabiq̣un Nahaar: wa-kulluñ fee falakiñy yasbaḥoon.

    Tidaklah mungkin bagi matahari mengejar bulan dan malam pun tidak dapat mendahului siang. Masing-masing beredar pada garis edarnya.

  15. 36:41

    وَءَايَةٌ لَّهُمْ أَنَّا حَمَلْنَا ذُرِّيَّتَهُمْ فِى ٱلْفُلْكِ ٱلْمَشْحُونِ

    Wa-ʹAayatul lahum ʹannaa ḥamalnaa ẓurriyyatahum fil fulkil mashḥoon;

    Dan suatu tanda (kebesaran Allah) bagi mereka adalah bahwa Kami angkut keturunan mereka dalam kapal yang penuh muatan,

  16. 36:42

    وَخَلَقْنَا لَهُم مِّن مِّثْلِهِۦ مَا يَرْكَبُونَ

    Wa-khalaq̣naa lahum mim mis̤lihee maa- yarkaboon.

    dan Kami ciptakan (juga) untuk mereka (angkutan lain) seperti apa yang mereka kendarai.

  17. 36:43

    وَإِن نَّشَأْ نُغْرِقْهُمْ فَلَا صَرِيخَ لَهُمْ وَلَا هُمْ يُنقَذُونَ

    Wa-ʹin nashaʹ nug̣riq̣hum falaa ṣareekha lahum wa-laa hum yuñq̣aẓoon,

    Dan jika Kami menghendaki, Kami tenggelamkan mereka. Maka tidak ada penolong bagi mereka dan tidak (pula) mereka diselamatkan,

  18. 36:44

    إِلَّا رَحْمَةً مِّنَّا وَمَتَـٰعًا إِلَىٰ حِينٍ

    ʹIllaa Raḥmatam minnaa wa-mataaʻan ʹilaa ḥeen.

    melainkan (Kami selamatkan mereka) karena rahmat yang besar dari Kami dan untuk memberikan kesenangan hidup sampai waktu tertentu.

  19. 36:45

    وَإِذَا قِيلَ لَهُمُ ٱتَّقُوا۟ مَا بَيْنَ أَيْدِيكُمْ وَمَا خَلْفَكُمْ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ

    Wa-ʹiẓaa q̣eela lahumut taq̣oo Maa- bayna ʹaydeekum wa-maa khalfakum laʻallakum turḥamoon.

    Dan apabila dikatakan kepada mereka, "Takutlah kamu akan siksa yang dihadapanmu (di dunia) dan azab yang akan datang (akhirat) agar kamu mendapat rahmat."

  20. 36:46

    وَمَا تَأْتِيهِم مِّنْ ءَايَةٍ مِّنْ ءَايَـٰتِ رَبِّهِمْ إِلَّا كَانُوا۟ عَنْهَا مُعْرِضِينَ

    Wa-maa taʹteehim min ʹAayatim min ʹAayaati Rabbihim ʹillaa kaanoo ʻanhaa muʻriḍeen.

    Dan setiap kali suatu tanda dari tanda-tanda (kebesaran) Tuhan datang kepada mereka, mereka selalu berpaling darinya.

  21. 36:47

    وَإِذَا قِيلَ لَهُمْ أَنفِقُوا۟ مِمَّا رَزَقَكُمُ ٱللَّهُ قَالَ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ لِلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ أَنُطْعِمُ مَن لَّوْ يَشَآءُ ٱللَّهُ أَطْعَمَهُۥٓ إِنْ أَنتُمْ إِلَّا فِى ضَلَـٰلٍ مُّبِينٍ

    Wa-ʹiẓaa q̣eela lahum ʹañfiq̣oo mimmaa razaq̣akumul laahu q̣aalal laẓeena kafaroo lillaẓeena ʹaamanooo ʹanuṭʻimu mal law yashaaaʹul laahu ʹaṭʻamah?― ʹIn ʹañtum ʹillaa fee ḍalaalim mubeen.

    Dan apabila dikatakan kepada mereka, "Infakkanlah sebagian rezeki yang diberikan Allah kepadamu," orang-orang yang kafir itu berkata kepada orang-orang yang beriman, "Apakah pantas kami memberi makan kepada orang-orang yang jika Allah menghendaki Dia akan memberinya makan? Kamu benar-benar dalam kesesatan yang nyata."

  22. 36:48

    وَيَقُولُونَ مَتَىٰ هَـٰذَا ٱلْوَعْدُ إِن كُنتُمْ صَـٰدِقِينَ

    Wa-yaq̣ooloona mataa haaẓal waʻdu ʹiñ kuñtum ṣaadiq̣een?

    Dan mereka (orang-orang kafir) berkata, "Kapan janji (hari berbangkit) itu (terjadi) jika kamu orang-orang yang benar?"

  23. 36:49

    مَا يَنظُرُونَ إِلَّا صَيْحَةً وَٰحِدَةً تَأْخُذُهُمْ وَهُمْ يَخِصِّمُونَ

    Maa- yañz̤̣uroona ʹillaa Ṣayḥatañw waaḥidatañ taʹkhuẓuhum wa-hum yakhiṣṣimoon!

    Mereka hanya menunggu satu teriakan, yang akan membinasakan mereka ketika mereka sedang bertengkar.

  24. 36:50

    فَلَا يَسْتَطِيعُونَ تَوْصِيَةً وَلَآ إِلَىٰٓ أَهْلِهِمْ يَرْجِعُونَ

    Falaa yastaṭeeʻoona taw-ṣiyatañw walaaa ʹilaaa ʹahlihim yarjiʻoon!

    Sehingga mereka tidak mampu membuat suatu wasiat dan mereka (juga) tidak dapat kembali kepada keluarganya.

  25. 36:51

    وَنُفِخَ فِى ٱلصُّورِ فَإِذَا هُم مِّنَ ٱلْأَجْدَاثِ إِلَىٰ رَبِّهِمْ يَنسِلُونَ

    Wa-nufikha fiṣ Ṣoori faʹiẓaa hum minal ʹajdaas̤i ʹilaa Rabbihim yañsiloon!

    Lalu ditiuplah sangkakala, maka seketika itu mereka keluar dari kuburnya (dalam keadaan hidup), menuju kepada Tuhannya.

  26. 36:52

    قَالُوا۟ يَـٰوَيْلَنَا مَنۢ بَعَثَنَا مِن مَّرْقَدِنَا ۜ ۗ هَـٰذَا مَا وَعَدَ ٱلرَّحْمَـٰنُ وَصَدَقَ ٱلْمُرْسَلُونَ

    Q̣aaloo yaa-waylanaa mam baʻas̤anaa mim marq̣adinaa Haaẓaa maa- waʻadar Raḥmaanu waṣadaq̣al mursaloon!

    Mereka berkata, "Celakalah kami! Siapakah yang membangkitkan kami dari tempat tidur kami (kubur)?" Inilah yang dijanjikan (Allah) Yang Maha Pengasih dan benarlah rasul-rasul(-Nya).

  27. 36:53

    إِن كَانَتْ إِلَّا صَيْحَةً وَٰحِدَةً فَإِذَا هُمْ جَمِيعٌ لَّدَيْنَا مُحْضَرُونَ

    ʹIñ kaanat ʹillaa Ṣayḥatañw waaḥidatañ faʹiẓaa hum jameeʻul ladaynaa muḥḍaroon!

    Teriakan itu hanya sekali saja, maka seketika itu mereka semua dihadapkan kepada Kami (untuk dihisab).

  28. 36:54

    فَٱلْيَوْمَ لَا تُظْلَمُ نَفْسٌ شَيْـًٔا وَلَا تُجْزَوْنَ إِلَّا مَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ

    Fal-Yawma laa- tuz̤̣lamu nafsuñ shayʹañwwa laa- tujzawna ʹillaa maa- kuñtum taʻmaloon.

    Maka pada hari itu seseorang tidak akan dirugikan sedikit pun dan kamu tidak akan diberi balasan, kecuali sesuai dengan apa yang telah kamu kerjakan.

  29. 36:55

    إِنَّ أَصْحَـٰبَ ٱلْجَنَّةِ ٱلْيَوْمَ فِى شُغُلٍ فَـٰكِهُونَ

    ʹInna ʹAṣḥaabal Jannatil Yawma fee shug̣uliñ faakihoon;

    Sesungguhnya penghuni surga pada hari itu bersenang-senang dalam kesibukan (mereka).

  30. 36:56

    هُمْ وَأَزْوَٰجُهُمْ فِى ظِلَـٰلٍ عَلَى ٱلْأَرَآئِكِ مُتَّكِـُٔونَ

    Hum wa-ʹazwaajuhum fee z̤̣ilaalin ʻalal ʹaraaaʹiki muttakiʹoon;

    Mereka dan pasangan-pasangannya berada dalam tempat yang teduh, bersandar di atas dipan-dipan.

  31. 36:57

    لَهُمْ فِيهَا فَـٰكِهَةٌ وَلَهُم مَّا يَدَّعُونَ

    Lahum feehaa faakihatuñw walahum maa yaddaʻoon;

    Di surga itu mereka memperoleh buah-buahan dan memperoleh apa saja yang mereka inginkan.

  32. 36:58

    سَلَـٰمٌ قَوْلًا مِّن رَّبٍّ رَّحِيمٍ

    ˹Salaam!˺― Q̣awlam mir Rabbir Raḥeem!

    (Kepada mereka dikatakan), "Salām," sebagai ucapan selamat dari Tuhan Yang Maha Penyayang.

  33. 36:59

    وَٱمْتَـٰزُوا۟ ٱلْيَوْمَ أَيُّهَا ٱلْمُجْرِمُونَ

    Wamtaazul Yawma ʹayyuhal mujrimoon!

    Dan (dikatakan kepada orang-orang kafir), "Berpisahlah kamu (dari orang-orang mukmin) pada hari ini, wahai orang-orang yang berdosa!

  34. 36:60

    ۞ أَلَمْ أَعْهَدْ إِلَيْكُمْ يَـٰبَنِىٓ ءَادَمَ أَن لَّا تَعْبُدُوا۟ ٱلشَّيْطَـٰنَ ۖ إِنَّهُۥ لَكُمْ عَدُوٌّ مُّبِينٌ

    ʹAlam ʹaʻhad ʹilaykum yaa Baneee ʹAadama ʹallaa taʻbudush Shayṭaan; ʹinnahoo lakum ʻaduwwum mubeen?―

    Bukankah Aku telah memerintahkan kepadamu wahai anak cucu Adam agar kamu tidak menyembah setan? Sungguh, setan itu musuh yang nyata bagi kamu,

  35. 36:61

    وَأَنِ ٱعْبُدُونِى ۚ هَـٰذَا صِرَٰطٌ مُّسْتَقِيمٌ

    Wa-ʹaniʻ budoonee. Haaẓaa Ṣiraaṭum Mustaq̣eem.

    dan hendaklah kamu menyembah-Ku. Inilah jalan yang lurus."

  36. 36:62

    وَلَقَدْ أَضَلَّ مِنكُمْ جِبِلًّا كَثِيرًا ۖ أَفَلَمْ تَكُونُوا۟ تَعْقِلُونَ

    Wa-laq̣ad ʹaḍalla miñkum jibillañ kas̤eeraa. ʹAfalam takoonoo taʻq̣iloon?

    Dan sungguh, ia (setan itu) telah menyesatkan sebagian besar di antara kamu. Maka apakah kamu tidak mengerti?

  37. 36:63

    هَـٰذِهِۦ جَهَنَّمُ ٱلَّتِى كُنتُمْ تُوعَدُونَ

    Haaẓihee Jahannamul latee kuñtum tooʻadoon!

    Inilah (neraka) Jahanam yang dahulu telah diperingatkan kepadamu.

  38. 36:64

    ٱصْلَوْهَا ٱلْيَوْمَ بِمَا كُنتُمْ تَكْفُرُونَ

    ʹIṣlawhal Yawma bimaa kuñtum takfuroon.

    Masuklah ke dalamnya pada hari ini karena dahulu kamu mengingkarinya.

  39. 36:65

    ٱلْيَوْمَ نَخْتِمُ عَلَىٰٓ أَفْوَٰهِهِمْ وَتُكَلِّمُنَآ أَيْدِيهِمْ وَتَشْهَدُ أَرْجُلُهُم بِمَا كَانُوا۟ يَكْسِبُونَ

    ʹAl-Yawma nakhtimu ʻalaaa ʹafwaahihim wa-tukallimunaaa ʹaydeehim wa-tashhadu ʹarjuluhum̃ bimaa kaanoo yaksiboon.

    Pada hari ini Kami tutup mulut mereka; tangan mereka akan berkata kepada Kami dan kaki mereka akan memberi kesaksian terhadap apa yang dahulu mereka kerjakan.

  40. 36:66

    وَلَوْ نَشَآءُ لَطَمَسْنَا عَلَىٰٓ أَعْيُنِهِمْ فَٱسْتَبَقُوا۟ ٱلصِّرَٰطَ فَأَنَّىٰ يُبْصِرُونَ

    Wa-law nashaaaʹu laṭamasnaa ʻalaaa ʹaʻyunihim fastabaq̣uṣ Ṣiraaṭa faʹannaa yubṣiroon?

    Dan jika Kami menghendaki, pastilah Kami hapuskan penglihatan mata mereka; sehingga mereka berlomba-lomba (mencari) jalan. Maka bagaimana mungkin mereka dapat melihat?

  41. 36:67

    وَلَوْ نَشَآءُ لَمَسَخْنَـٰهُمْ عَلَىٰ مَكَانَتِهِمْ فَمَا ٱسْتَطَـٰعُوا۟ مُضِيًّا وَلَا يَرْجِعُونَ

    Wa-law nashaaaʹu lamasakhnaahum ʻalaa makaanatihim famas taṭaaʻoo muḍiyyañwwa laa- yarjiʻoon.

    Dan jika Kami menghendaki, pastilah Kami ubah bentuk mereka di tempat mereka berada; sehingga mereka tidak sanggup berjalan lagi dan juga tidak sanggup kembali.

  42. 36:68

    وَمَن نُّعَمِّرْهُ نُنَكِّسْهُ فِى ٱلْخَلْقِ ۖ أَفَلَا يَعْقِلُونَ

    Wa-man nuʻammirhu nunakkishu fil khalq̣: ʹafalaa yaʻq̣iloon?

    Dan barang siapa Kami panjangkan umurnya niscaya Kami kembalikan dia kepada awal kejadian(nya). Maka mengapa mereka tidak mengerti?

  43. 36:69

    وَمَا عَلَّمْنَـٰهُ ٱلشِّعْرَ وَمَا يَنۢبَغِى لَهُۥٓ ۚ إِنْ هُوَ إِلَّا ذِكْرٌ وَقُرْءَانٌ مُّبِينٌ

    Wa-maa ʻallamnaahush Shiʻra wa-maa yambag̣ee lah: ʹin huwa ʹillaa Ẓikruñwwa Q̣ur-ʹaanum Mubeen:

    Dan Kami tidak mengajarkan syair kepadanya (Muhammad) dan bersyair itu tidaklah pantas baginya. Al-Qur`an itu tidak lain hanyalah pelajaran dan Kitab yang jelas.

  44. 36:70

    لِّيُنذِرَ مَن كَانَ حَيًّا وَيَحِقَّ ٱلْقَوْلُ عَلَى ٱلْكَـٰفِرِينَ

    Liyuñẓira mañ kaana ḥayyañw wayaḥiq̣q̣al q̣awlu ʻalal kaafireen.

    agar dia (Muhammad) memberi peringatan kepada orang-orang yang hidup (hatinya) dan agar pasti ketetapan (azab) terhadap orang-orang kafir.

  45. 36:71

    أَوَلَمْ يَرَوْا۟ أَنَّا خَلَقْنَا لَهُم مِّمَّا عَمِلَتْ أَيْدِينَآ أَنْعَـٰمًا فَهُمْ لَهَا مَـٰلِكُونَ

    ʹAwalam yaraw ʹannaa khalaq̣naa lahum mimmaa ʻamilat ʹaydeenaaa ʹanʻaamañ fahum lahaa maalikoon?―

    Dan tidakkah mereka melihat bahwa Kami telah meciptakan hewan ternak untuk mereka, yaitu sebagian dari apa yang telah Kami ciptakan dengan kekuasaan Kami, lalu mereka menguasainya ?

  46. 36:72

    وَذَلَّلْنَـٰهَا لَهُمْ فَمِنْهَا رَكُوبُهُمْ وَمِنْهَا يَأْكُلُونَ

    Wa-ẓallalnaahaa lahum faminhaa rakoobuhum wa-minhaa yaʹkuloon:

    Dan Kami menundukkannya (hewan-hewan itu) untuk mereka; lalu sebagiannya untuk menjadi tunggangan mereka dan sebagian untuk mereka makan.

  47. 36:73

    وَلَهُمْ فِيهَا مَنَـٰفِعُ وَمَشَارِبُ ۖ أَفَلَا يَشْكُرُونَ

    Wa-lahum feehaa manaafiʻu wa-mashaarib. ʹAfalaa yashkuroon?

    Dan mereka memperoleh berbagai manfaat dan minuman darinya. Maka mengapa mereka tidak bersyukur?

  48. 36:74

    وَٱتَّخَذُوا۟ مِن دُونِ ٱللَّهِ ءَالِهَةً لَّعَلَّهُمْ يُنصَرُونَ

    Wattakhaẓoo miñ doonil laahi ʹaalihatal laʻallahum yuñṣaroon!

    Dan mereka mengangkat sesembahan selain Allah agar mereka mendapat pertolongan.

  49. 36:75

    لَا يَسْتَطِيعُونَ نَصْرَهُمْ وَهُمْ لَهُمْ جُندٌ مُّحْضَرُونَ

    Laa- yastaṭeeʻoona naṣrahum wa-hum lahum juñdum muḥḍaroon.

    Mereka (sesembahan) itu tidak dapat menolong mereka; padahal mereka itu menjadi tentara yang disiapkan untuk menjaga (sesembahan) itu.

  50. 36:76

    فَلَا يَحْزُنكَ قَوْلُهُمْ ۘ إِنَّا نَعْلَمُ مَا يُسِرُّونَ وَمَا يُعْلِنُونَ

    Falaa yaḥzuñka q̣awluhum. ʹInnaa naʻlamu maa- yusirroona wa-maa yuʻlinoon.

    Maka jangan sampai ucapan mereka membuat engkau (Muhammad) bersedih hati. Sungguhnya, Kami mengetahui apa yang mereka rahasiakan dan apa yang mereka tampakkan.

  51. 36:77

    أَوَلَمْ يَرَ ٱلْإِنسَـٰنُ أَنَّا خَلَقْنَـٰهُ مِن نُّطْفَةٍ فَإِذَا هُوَ خَصِيمٌ مُّبِينٌ

    ʹAwalam yaral ʹiñsaanu ʹannaa khalaq̣naahu min nuṭfatiñ faʹiẓaa huwa khaṣeemum mubeen!

    Dan tidakkah manusia memperhatikan bahwa Kami menciptakannya dari setetes mani, ternyata dia menjadi musuh yang nyata!

  52. 36:78

    وَضَرَبَ لَنَا مَثَلًا وَنَسِىَ خَلْقَهُۥ ۖ قَالَ مَن يُحْىِ ٱلْعِظَـٰمَ وَهِىَ رَمِيمٌ

    Wa-ḍaraba lanaa mas̤alañw wanasiya khalq̣ah: q̣aala mañy yuḥyil ʻiz̤̣aama wa-hiya rameem?

    Dan dia membuat perumpamaan bagi Kami dan melupakan asal kejadiannya; dia berkata, "Siapakah yang dapat menghidupkan tulang-belulang, yang telah hancur luluh?

  53. 36:79

    قُلْ يُحْيِيهَا ٱلَّذِىٓ أَنشَأَهَآ أَوَّلَ مَرَّةٍ ۖ وَهُوَ بِكُلِّ خَلْقٍ عَلِيمٌ

    Q̣ul yuḥ-yeehal laẓeee ʹañshaʹahaaa ʹawwala marrah! Wa-Huwa bikulli khalq̣in ʻAleem!

    Katakanlah (Muhammad), "Yang akan menghidupkannya ialah (Allah) yang menciptakannya pertama kali. Dan Dia Maha Mengetahui tentang segala makhluk,

  54. 36:80

    ٱلَّذِى جَعَلَ لَكُم مِّنَ ٱلشَّجَرِ ٱلْأَخْضَرِ نَارًا فَإِذَآ أَنتُم مِّنْهُ تُوقِدُونَ

    ʹAllaẓee jaʻala lakum minash shajaril ʹakhḍari naarañ faʹiẓaaa ʹañtum minhu tooq̣idoon!

    yaitu (Allah) yang menjadikan api untukmu dari kayu yang hijau, maka seketika itu kamu nyalakan (api) dari kayu itu."

  55. 36:81

    أَوَلَيْسَ ٱلَّذِى خَلَقَ ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ بِقَـٰدِرٍ عَلَىٰٓ أَن يَخْلُقَ مِثْلَهُم ۚ بَلَىٰ وَهُوَ ٱلْخَلَّـٰقُ ٱلْعَلِيمُ

    ʹA-walaysal laẓee khalaq̣as samaawaati wal ʹarḍa bi-Q̣aadirin ʻalaaa ʹañyyakhluq̣a mis̤lahum?― Balaa! wa-Huwal Khallaaq̣ul ʻAleem!

    Dan bukankah (Allah) yang menciptakan langit dan bumi, mampu menciptakan kembali yang serupa itu (jasad mereka yang sudah hancur)? Benar, dan Dia Maha Pencipta, Maha Mengetahui.

  56. 36:82

    إِنَّمَآ أَمْرُهُۥٓ إِذَآ أَرَادَ شَيْـًٔا أَن يَقُولَ لَهُۥ كُن فَيَكُونُ

    ʹInnamaaa ʹAmruhooo ʹiẓaaa ʹaraada shayʹan ʹañy yaq̣oola lahoo ˹KUÑ˺ fayakoon!

    Sesungguhnya urusan-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu Dia hanya berkata kepadanya, "Jadilah!" Maka jadilah sesuatu itu.

  57. 36:83

    فَسُبْحَـٰنَ ٱلَّذِى بِيَدِهِۦ مَلَكُوتُ كُلِّ شَىْءٍ وَإِلَيْهِ تُرْجَعُونَ

    Fa-Subḥaanal laẓee biyadihee Malakootu kulli shayʹiñw waʹilayhi turjaʻoon

    Maka Mahasuci (Allah) yang ditangan-Nya kekuasaan atas segala sesuatu dan kepada-Nya kamu dikembalikan.

  58. Surah As-SaffatBegins here at 37:1

  59. 37:1

    وَٱلصَّـٰٓفَّـٰتِ صَفًّا

    Waṣṣaaaffaati ṣaffaa.

    Demi (rombongan malaikat) yang berbaris bersaf-saf,

  60. 37:2

    فَٱلزَّٰجِرَٰتِ زَجْرًا

    Fazzaajiraati zajraa.

    demi (rombongan) yang mencegah dengan sungguh-sungguh,

  61. 37:3

    فَٱلتَّـٰلِيَـٰتِ ذِكْرًا

    Fattaaliyaati Ẓikraa.

    demi (rombongan) yang membacakan peringatan,

  62. 37:4

    إِنَّ إِلَـٰهَكُمْ لَوَٰحِدٌ

    ʹInna ʹIlaahakum la-Waaḥid!―

    sungguh, Tuhanmu benar-benar Esa.

  63. 37:5

    رَّبُّ ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ وَمَا بَيْنَهُمَا وَرَبُّ ٱلْمَشَـٰرِقِ

    Rabbus samaawaati wal-ʹarḍi wa-maa baynahumaa wa-Rabbul mashaariq̣!

    Tuhan langit dan bumi serta apa yang berada di antara keduanya, dan Tuhan tempat-tempat terbitnya matahari.

  64. 37:6

    إِنَّا زَيَّنَّا ٱلسَّمَآءَ ٱلدُّنْيَا بِزِينَةٍ ٱلْكَوَاكِبِ

    ʹInnaa zayyannas samaaa ʹad-dunyaa bizeenatinil kawaakib,―

    Sesungguhnya Kami telah menghias langit dunia (yang terdekat) dengan hiasan bintang-bintang.

  65. 37:7

    وَحِفْظًا مِّن كُلِّ شَيْطَـٰنٍ مَّارِدٍ

    Wa-ḥifz̤̣am miñ kulli Shayṭaanim maarid,

    Dan (Kami) telah menjaganya dari setiap setan yang durhaka.

  66. 37:8

    لَّا يَسَّمَّعُونَ إِلَى ٱلْمَلَإِ ٱلْأَعْلَىٰ وَيُقْذَفُونَ مِن كُلِّ جَانِبٍ

    Laa- yassammaʻoona ʹilal Malaʹil ʹAʻlaa wa-yuq̣ẓafoona miñ kulli jaanib,

    Mereka (setan-setan itu) tidak dapat mendengar (pembicaraan) para malaikat dan mereka dilempari dari segala penjuru,

  67. 37:9

    دُحُورًا ۖ وَلَهُمْ عَذَابٌ وَاصِبٌ

    Duḥoorañw Walahum ʻaẓaabuñw waaṣib,

    untuk mengusir mereka, dan mereka akan mendapat azab yang kekal,

  68. 37:10

    إِلَّا مَنْ خَطِفَ ٱلْخَطْفَةَ فَأَتْبَعَهُۥ شِهَابٌ ثَاقِبٌ

    ʹIllaa man khaṭifal khaṭfata faʹatbaʻahoo shihaabuñ s̤aaq̣ib.

    kecuali (setan) yang mencuri (pembicaraan); maka ia dikejar oleh bintang yang menyala.

  69. 37:11

    فَٱسْتَفْتِهِمْ أَهُمْ أَشَدُّ خَلْقًا أَم مَّنْ خَلَقْنَآ ۚ إِنَّا خَلَقْنَـٰهُم مِّن طِينٍ لَّازِبٍۭ

    Fastaftihim ʹahum ʹashaddu khalq̣an ʹam man khalaq̣naa? ʹInnaa khalaq̣naahum miñ ṭeenil laazib!

    Maka tanyakanlah kepada mereka (musyrik Mekkah), "Apakah penciptaan mereka yang lebih sulit ataukah apa yang telah Kami ciptakan?" Sesungguhnya Kami telah menciptakan mereka dari tanah liat.

  70. 37:12

    بَلْ عَجِبْتَ وَيَسْخَرُونَ

    Bal ʹajibta wa-yaskharoon,

    Bahkan engkau (Muhammad) menjadi heran (terhadap keingkaran mereka) dan mereka menghinakan (engkau).

  71. 37:13

    وَإِذَا ذُكِّرُوا۟ لَا يَذْكُرُونَ

    Wa-ʹiẓaa ẓukkiroo laa- yaẓkuroon,―

    Dan apabila mereka diberi peringatan, mereka tidak mengindahkannya.

  72. 37:14

    وَإِذَا رَأَوْا۟ ءَايَةً يَسْتَسْخِرُونَ

    Wa-ʹiẓaa raʹaw ʹaayatañ yastaskhiroon.

    Dan apabila mereka melihat suatu tanda (kebesaran) Allah, mereka memperolok-olokan.

  73. 37:15

    وَقَالُوٓا۟ إِنْ هَـٰذَآ إِلَّا سِحْرٌ مُّبِينٌ

    Wa-q̣aalooo ʹin haaẓaaa ʹillaa siḥrum mubeen!

    Dan mereka berkata, "Ini tidak lain hanyalah sihir yang nyata."

  74. 37:16

    أَءِذَا مِتْنَا وَكُنَّا تُرَابًا وَعِظَـٰمًا أَءِنَّا لَمَبْعُوثُونَ

    ʹA-ʹiẓaa mitnaa wa-kunnaa turabañw waʻiz̤̣aaman ʹa-ʹinnaa lamabʻoos̤oon.

    Apabila kami telah mati dan telah menjadi tanah dan tulang-belulang, apakah benar kami akan dibangkitkan (kembali)?

  75. 37:17

    أَوَءَابَآؤُنَا ٱلْأَوَّلُونَ

    ʹA-waʹaabaaaʹunal ʹawwaloon?

    Dan apakah nenek moyang kami yang telah terdahulu (akan dibangkitkan pula)?"

  76. 37:18

    قُلْ نَعَمْ وَأَنتُمْ دَٰخِرُونَ

    Q̣ul naʻam wa-ʹañtum daakhiroon.

    Katakanlah (Muhammad), "Ya, dan kamu akan terhina."

  77. 37:19

    فَإِنَّمَا هِىَ زَجْرَةٌ وَٰحِدَةٌ فَإِذَا هُمْ يَنظُرُونَ

    Faʹinnamaa hiya zajratuñw waaḥidatuñ faʹiẓaa hum yañz̤̣uroon!

    Maka sesungguhnya kebangkitan itu hanya dengan satu teriakan saja; maka seketika itu mereka melihatnya.

  78. 37:20

    وَقَالُوا۟ يَـٰوَيْلَنَا هَـٰذَا يَوْمُ ٱلدِّينِ

    Wa-q̣aaloo yaa-waylanaa haaẓaa Yawmud deen!

    Dan mereka berkata, "Alangkah celaka kami! (Kiranya) inilah hari pembalasan itu."

  79. 37:21

    هَـٰذَا يَوْمُ ٱلْفَصْلِ ٱلَّذِى كُنتُم بِهِۦ تُكَذِّبُونَ

    Haaẓaa Yawmul Faṣlil laẓee kuñtum̃ bihee tukaẓẓiboon!

    Inilah hari keputusan yang dahulu kamu dustakan.

  80. 37:22

    ۞ ٱحْشُرُوا۟ ٱلَّذِينَ ظَلَمُوا۟ وَأَزْوَٰجَهُمْ وَمَا كَانُوا۟ يَعْبُدُونَ

    ʹUḥshurul laẓeena z̤̣alamoo wa-ʹazwaajahum wa-maa kaanoo yaʻbudoon.

    (Diperintahkan kepada malaikat), "Kumpulkanlah orang-orang yang zalim beserta teman sejawat mereka dan apa yang dahulu mereka sembah,

  81. 37:23

    مِن دُونِ ٱللَّهِ فَٱهْدُوهُمْ إِلَىٰ صِرَٰطِ ٱلْجَحِيمِ

    Miñ doonil laahi fahdoohum ʹilaa Ṣiraaṭil Jaḥeem!

    selain Allah, lalu tunjukkanlah kepada mereka jalan ke nereka.

  82. 37:24

    وَقِفُوهُمْ ۖ إِنَّهُم مَّسْـُٔولُونَ

    Waq̣ifoohum ʹinnahum masʹooloon:

    Tahanlah mereka (di tempat perhentian), sesungguhnya mereka akan ditanya,

  83. 37:25

    مَا لَكُمْ لَا تَنَاصَرُونَ

    Maa- lakum laa- tanaaṣaroon?

    "Mengapa kamu tidak tolong-menolong?"

  84. 37:26

    بَلْ هُمُ ٱلْيَوْمَ مُسْتَسْلِمُونَ

    Bal humul yawma mustaslimoon;

    Bahkan mereka pada hari itu menyerah (kepada keputusan Allah).

  85. 37:27

    وَأَقْبَلَ بَعْضُهُمْ عَلَىٰ بَعْضٍ يَتَسَآءَلُونَ

    Wa-ʹaq̣bala baʻḍuhum ʻalaa baʻḍiñy yatasaaaʹaloon.

    Dan sebagian mereka menghadap kepada sebagian yang lain saling berbantah-bantahan.

  86. 37:28

    قَالُوٓا۟ إِنَّكُمْ كُنتُمْ تَأْتُونَنَا عَنِ ٱلْيَمِينِ

    Q̣aalooo ʹinnakum kuñtum taʹtoonanaa ʻanil yameen!

    Sesungguhnya (pengikut-pengikut) mereka berkata (kepada pemimpin-pemimpin mereka), "Kamulah yang dahulu datang kepada kami dari kanan."

  87. 37:29

    قَالُوا۟ بَل لَّمْ تَكُونُوا۟ مُؤْمِنِينَ

    Q̣aaloo bal lam takoonoo Muʹmineen!

    (Pemimpin-pemimpin) mereka menjawab, "(Tidak), bahkan kamulah yang tidak (mau) menjadi orang mukmin,

  88. 37:30

    وَمَا كَانَ لَنَا عَلَيْكُم مِّن سُلْطَـٰنٍۭ ۖ بَلْ كُنتُمْ قَوْمًا طَـٰغِينَ

    Wa-maa kaana lanaa ʻalaykum miñ sulṭaan. Bal kuñtum q̣awmañ ṭaag̣een!

    sedangkan kami tidak berkuasa terhadapmu, bahkan kamu menjadi kaum yang melampaui batas.

  89. 37:31

    فَحَقَّ عَلَيْنَا قَوْلُ رَبِّنَآ ۖ إِنَّا لَذَآئِقُونَ

    Faḥaq̣q̣a ʻalaynaa Q̣awlu Rabbinaaa ʹinnaa laẓaaaʹiq̣oon.

    Maka pantas putusan (azab) Tuhan menimpa kita; pasti kita akan merasakan (azab itu).

  90. 37:32

    فَأَغْوَيْنَـٰكُمْ إِنَّا كُنَّا غَـٰوِينَ

    Faʹag̣waynaakum ʹinnaa kunnaa g̣aaween.

    Maka kami telah menyesatkan kamu, sesungguhnya kami sendiri, orang-orang yang sesat."

  91. 37:33

    فَإِنَّهُمْ يَوْمَئِذٍ فِى ٱلْعَذَابِ مُشْتَرِكُونَ

    Faʹinnahum Yawmaʹiẓiñ fil ʻAẓaabi mushtarikoon.

    Maka sesunguhnya mereka pada hari itu bersama-sama merasakan azab.

  92. 37:34

    إِنَّا كَذَٰلِكَ نَفْعَلُ بِٱلْمُجْرِمِينَ

    ʹInnaa kaẓaalika nafʻalu bil-mujrimeen.

    Sungguh, demikianlah Kami memperlakukan terhadap orang-orang yang berbuat dosa.

  93. 37:35

    إِنَّهُمْ كَانُوٓا۟ إِذَا قِيلَ لَهُمْ لَآ إِلَـٰهَ إِلَّا ٱللَّهُ يَسْتَكْبِرُونَ

    ʹInnahum kaanooo ʹiẓaa q̣eela lahum ˹Laaa ʹilaaha ʹillal laahu˺ yastakbiroon,

    Sungguh, dahulu apabila dikatakan kepada mereka, "Lā ilāha illallāh" (Tidak ada tuhan yang berhak disembah selain Allah), mereka menyombongkan diri,

  94. 37:36

    وَيَقُولُونَ أَئِنَّا لَتَارِكُوٓا۟ ءَالِهَتِنَا لِشَاعِرٍ مَّجْنُونٍۭ

    Wa-yaq̣ooloona ʹaʹinnaa lataarikooo ʹaalihatinaa lishaaʻirim majnoon?

    dan mereka berkata, "Apakah kami harus meninggalkan sesembahan kami karena seorang penyair gila?"

  95. 37:37

    بَلْ جَآءَ بِٱلْحَقِّ وَصَدَّقَ ٱلْمُرْسَلِينَ

    Bal jaaaʹa bil-Ḥaq̣q̣i wa-ṣaddaq̣al mursaleen.

    Padahal dia (Muhammad) datang dengan membawa kebenaran dan membenarkan rasul-rasul (sebelumnya).

  96. 37:38

    إِنَّكُمْ لَذَآئِقُوا۟ ٱلْعَذَابِ ٱلْأَلِيمِ

    ʹInnakum laẓaaaʹiq̣ul ʻAẓaabil ʹAleem;

    Sungguh, kamu pasti akan merasakan azab yang pedih.

  97. 37:39

    وَمَا تُجْزَوْنَ إِلَّا مَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ

    Wa-maa tujzawna ʹillaa maa- kuñtum taʻmaloon;

    Dan kamu tidak diberi balasan melainkan terhadap apa yang telah kamu kerjakan,

  98. 37:40

    إِلَّا عِبَادَ ٱللَّهِ ٱلْمُخْلَصِينَ

    ʹIllaa ʻibaadal laahil mukhlaṣeen.

    tetapi hamba-hamba Allah yang dibersihkan (dari dosa),

  99. 37:41

    أُو۟لَـٰٓئِكَ لَهُمْ رِزْقٌ مَّعْلُومٌ

    ʹUlaaaʹika lahum Rizq̣um maʻloom,

    mereka itu memperoleh rezeki yang sudah ditentukan,

  100. 37:42

    فَوَٰكِهُ ۖ وَهُم مُّكْرَمُونَ

    Fawaakihu wa-hum mukramoon,

    (yaitu) buah-buahan. Dan mereka orang yang dimuliakan,

  101. 37:43

    فِى جَنَّـٰتِ ٱلنَّعِيمِ

    Fee Jannaatin Naʻeem,

    di dalam surga-surga yang penuh kenikmatan,

  102. 37:44

    عَلَىٰ سُرُرٍ مُّتَقَـٰبِلِينَ

    ʻAlaa sururim mutaq̣aabileen:

    (mereka duduk) berhadap-hadapan di atas dipan-dipan.

  103. 37:45

    يُطَافُ عَلَيْهِم بِكَأْسٍ مِّن مَّعِينٍۭ

    Yuṭaafu ʻalayhim̃ bikaʹsim mim maʻeen,

    Kepada mereka diedarkan gelas (yang berisi air) dari mata air (surga),

  104. 37:46

    بَيْضَآءَ لَذَّةٍ لِّلشَّـٰرِبِينَ

    Bayḍaaaʹa laẓẓatillish shaaribeen,

    (warnanya) putih bersih, sedap rasanya bagi orang-orang yang minum.

  105. 37:47

    لَا فِيهَا غَوْلٌ وَلَا هُمْ عَنْهَا يُنزَفُونَ

    Laa- feehaa g̣awluñw walaa hum ʻanhaa yuñzafoon.

    Tidak ada di dalamnya (unsur) yang memabukkan dan mereka tidak mabuk karenanya.

  106. 37:48

    وَعِندَهُمْ قَـٰصِرَٰتُ ٱلطَّرْفِ عِينٌ

    Wa-ʻiñdahum q̣aaṣiraatuṭ ṭarfi ʻeen,

    Dan di sisi mereka ada (bidadari-bidadari) yang bermata indah, dan membatasi pandangannya,

  107. 37:49

    كَأَنَّهُنَّ بَيْضٌ مَّكْنُونٌ

    Kaʹannahunna bayḍum maknoon.

    seakan-akan mereka adalah telur yang tersimpan dengan baik.

  108. 37:50

    فَأَقْبَلَ بَعْضُهُمْ عَلَىٰ بَعْضٍ يَتَسَآءَلُونَ

    Faʹaq̣bala baʻḍuhum ʻalaa baʻḍiñy yatasaaaʹaloon.

    Lalu mereka berhadap-hadapan satu sama lain sambil bercakap-cakap.

  109. 37:51

    قَالَ قَآئِلٌ مِّنْهُمْ إِنِّى كَانَ لِى قَرِينٌ

    Q̣aala q̣aaaʹilum minhum ʹinnee kaana lee q̣areen,

    Berkatalah salah seorang di antara mereka, "Sesungguhnya aku dahulu (di dunia) pernah mempunyai seorang teman,

  110. 37:52

    يَقُولُ أَءِنَّكَ لَمِنَ ٱلْمُصَدِّقِينَ

    Yaq̣oolu ʹa-ʹinnaka laminal muṣaddiq̣een?

    yang berkata, "Apakah sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang membenarkan (hari berbangkit)?

  111. 37:53

    أَءِذَا مِتْنَا وَكُنَّا تُرَابًا وَعِظَـٰمًا أَءِنَّا لَمَدِينُونَ

    ʹA-ʹiẓaa mitnaa wa-kunnaa turaabañw waʻiz̤̣aaman ʹa-ʹinnaa lamadeenoon?

    Apabila kita telah mati dan telah menjadi tanah dan tulang-belulang, apakah kita benar-benar (akan dibangkitkan) untuk diberi pembalasan?"

  112. 37:54

    قَالَ هَلْ أَنتُم مُّطَّلِعُونَ

    Q̣aala hal ʹañtum muṭṭaliʻoon?

    Dia berkata, "Maukah kamu meninjau (temanku itu)?"

  113. 37:55

    فَٱطَّلَعَ فَرَءَاهُ فِى سَوَآءِ ٱلْجَحِيمِ

    Faṭṭalaʻa faraʹaahu fee sawaaaʹil Jaḥeem.

    Maka dia meninjaunya, lalu dia melihat (teman)nya itu di tengah-tengah neraka yang menyala-nyala.

  114. 37:56

    قَالَ تَٱللَّهِ إِن كِدتَّ لَتُرْدِينِ

    Q̣aala tallaahi ʹiñ kitta laturdeen!

    Dia berkata, "Demi Allah, engkau hampir saja mencelakakanku,

  115. 37:57

    وَلَوْلَا نِعْمَةُ رَبِّى لَكُنتُ مِنَ ٱلْمُحْضَرِينَ

    Wa-lawlaa Niʻmatu Rabbee lakuñtu minal muḥḍareen!

    dan sekiranya bukan karena nikmat Tuhanku pastilah aku termasuk orang-orang yang diseret (ke neraka)."

  116. 37:58

    أَفَمَا نَحْنُ بِمَيِّتِينَ

    ʹAfamaa naḥnu bimayyiteen,

    Maka apakah kita tidak akan mati?

  117. 37:59

    إِلَّا مَوْتَتَنَا ٱلْأُولَىٰ وَمَا نَحْنُ بِمُعَذَّبِينَ

    ʹIllaa mawtatanal ʹoolaa wa-maa naḥnu bimuʻaẓẓabeen?

    Kecuali kematian kita yang pertama saja (di dunia), dan kita tidak akan diazab (di akhirat ini)?"

  118. 37:60

    إِنَّ هَـٰذَا لَهُوَ ٱلْفَوْزُ ٱلْعَظِيمُ

    ʹInna haaẓaa lahuwal fawzul ʻaz̤̣eem!

    Sungguh, ini benar-benar kemenangan yang agung.

  119. 37:61

    لِمِثْلِ هَـٰذَا فَلْيَعْمَلِ ٱلْعَـٰمِلُونَ

    Limis̤li haaẓaa falyaʻmalil ʻaamiloon.

    Untuk (kemenangan) serupa ini, hendaklah beramal orang-orang yang mampu beramal.

  120. 37:62

    أَذَٰلِكَ خَيْرٌ نُّزُلًا أَمْ شَجَرَةُ ٱلزَّقُّومِ

    ʹAẓaalika khayrun nuzulan ʹam Shajaratuz Zaq̣q̣oom?

    Apakah (makanan surga) itu hidangan yang lebih baik ataukah pohon zaqqum.

  121. 37:63

    إِنَّا جَعَلْنَـٰهَا فِتْنَةً لِّلظَّـٰلِمِينَ

    ʹInnaa jaʻalnaahaa fitnatal liz̤̣z̤̣aalimeen.

    Sungguh, Kami menjadikannya (pohon zaqqum) sebagai azab bagi orang-orang zalim.

  122. 37:64

    إِنَّهَا شَجَرَةٌ تَخْرُجُ فِىٓ أَصْلِ ٱلْجَحِيمِ

    ʹInnahaa shajaratuñ takhruju feee ʹaṣlil Jaḥeem:

    Sungguh, itu adalah pohon yang keluar dari dasar neraka Jahim,

  123. 37:65

    طَلْعُهَا كَأَنَّهُۥ رُءُوسُ ٱلشَّيَـٰطِينِ

    Ṭalʻuhaa kaʹannahoo ruʹoosush shayaaṭeen:

    mayangnya seperti kepala-kepala setan.

  124. 37:66

    فَإِنَّهُمْ لَـَٔاكِلُونَ مِنْهَا فَمَالِـُٔونَ مِنْهَا ٱلْبُطُونَ

    Faʹinnahum laʹaakiloona minhaa famaaliʹoona minhal buṭoon.

    Maka sungguh, mereka benar-benar memakan sebagian darinya (buah pohon itu), dan mereka memenuhi perutnya dengan buahnya (zaqqum).

  125. 37:67

    ثُمَّ إِنَّ لَهُمْ عَلَيْهَا لَشَوْبًا مِّنْ حَمِيمٍ

    S̤umma ʹinna lahum ʻalayhaa lashawbam min ḥameem.

    Kemudian sungguh, setelah makan (buah zaqqum) mereka mendapat minuman yang dicampur dengan air yang sangat panas.

  126. 37:68

    ثُمَّ إِنَّ مَرْجِعَهُمْ لَإِلَى ٱلْجَحِيمِ

    S̤umma ʹinna marjiʻahum laʹilal Jaḥeem.

    Kemudian pasti tempat kembali mereka ke neraka Jahim.

  127. 37:69

    إِنَّهُمْ أَلْفَوْا۟ ءَابَآءَهُمْ ضَآلِّينَ

    ʹInnahum ʹalfaw ʹaabaaaʹahum ḍaaalleen;

    Sesungguhnya mereka mendapati nenek moyang mereka dalam keadaan sesat,

  128. 37:70

    فَهُمْ عَلَىٰٓ ءَاثَـٰرِهِمْ يُهْرَعُونَ

    Fahum ʻalaaa ʹaas̤aarihim yuhraʻoon!

    lalu mereka tergesa-gesa mengikuti jejak (nenek moyang) mereka.

  129. 37:71

    وَلَقَدْ ضَلَّ قَبْلَهُمْ أَكْثَرُ ٱلْأَوَّلِينَ

    Wa-laq̣ad ḍalla q̣ablahum ʹaks̤arul ʹawwaleen;―

    Dan sungguh, sebelum mereka (suku Quraisy), telah sesat sebagian besar dari orang-orang yang dahulu.

  130. 37:72

    وَلَقَدْ أَرْسَلْنَا فِيهِم مُّنذِرِينَ

    Wa-laq̣ad ʹarsalnaa feehim muñẓireen;―

    Dan sungguh, Kami telah mengutus (rasul) pemberi peringatan di kalangan mereka.

  131. 37:73

    فَٱنظُرْ كَيْفَ كَانَ عَـٰقِبَةُ ٱلْمُنذَرِينَ

    Fañz̤̣ur kayfa kaana ʻAaq̣ibatul muñẓareen,―

    Maka perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang diberi peringatan itu,

  132. 37:74

    إِلَّا عِبَادَ ٱللَّهِ ٱلْمُخْلَصِينَ

    ʹIllaa ʻibaadal laahil mukhlaṣeen.

    kecuali hamba-hamba Allah yang disucikan (dari dosa).

  133. 37:75

    وَلَقَدْ نَادَىٰنَا نُوحٌ فَلَنِعْمَ ٱلْمُجِيبُونَ

    Wa-laq̣ad naadaanaa Nooḥuñ falaniʻmal Mujeeboon,

    Dan sungguh, Nuh telah berdoa kepada Kami, maka sungguh, Kamilah sebaik-baik yang memperkenankan doa.

  134. 37:76

    وَنَجَّيْنَـٰهُ وَأَهْلَهُۥ مِنَ ٱلْكَرْبِ ٱلْعَظِيمِ

    Wa-najjaynaahu wa-ʹahlahoo minal Karbil ʻAz̤̣eem,

    Kami telah menyelamatkan dia dan pengikutnya dari bencana yang besar.

  135. 37:77

    وَجَعَلْنَا ذُرِّيَّتَهُۥ هُمُ ٱلْبَاقِينَ

    Wa-jaʻalnaa ẓurriyyatahoo humul baaq̣een.

    Dan Kami jadikan anak cucunya orang-orang yang melanjutkan keturunan.

  136. 37:78

    وَتَرَكْنَا عَلَيْهِ فِى ٱلْـَٔاخِرِينَ

    Wa-taraknaa ʻalayhi fil ʹaakhireen:

    Dan Kami abadikan untuk Nuh (pujian) di kalangan orang-orang yang datang kemudian;

  137. 37:79

    سَلَـٰمٌ عَلَىٰ نُوحٍ فِى ٱلْعَـٰلَمِينَ

    Salaamun ʻalaa Nooḥiñ fil ʻaalameen!

    "Kesejahteraan (Kami limpahkan) atas Nuh di seluruh alam."

  138. 37:80

    إِنَّا كَذَٰلِكَ نَجْزِى ٱلْمُحْسِنِينَ

    ʹInnaa kaẓaalika najzil Muḥsineen.

    Sungguh, demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.

  139. 37:81

    إِنَّهُۥ مِنْ عِبَادِنَا ٱلْمُؤْمِنِينَ

    ʹInnahoo min ʻibaadinal Muʹmineen.

    Sungguh, dia termasuk hamba-hamba Kami yang beriman.

  140. 37:82

    ثُمَّ أَغْرَقْنَا ٱلْـَٔاخَرِينَ

    S̤umma ʹag̣raq̣nal ʹaakhareen.

    Kemudian Kami tenggelamkan yang lain.

  141. 37:83

    ۞ وَإِنَّ مِن شِيعَتِهِۦ لَإِبْرَٰهِيمَ

    Wa-ʹinna miñ Sheeʻatihee laʹIbraaheem.

    Dan sungguh, Ibrahim termasuk golongannya (Nuh).

  142. 37:84

    إِذْ جَآءَ رَبَّهُۥ بِقَلْبٍ سَلِيمٍ

    ʹIẓ jaaaʹa Rabbahoo biq̣albiñ saleem.

    (Ingatlah) ketika dia datang kepada Tuhannya dengan hati yang suci,

  143. 37:85

    إِذْ قَالَ لِأَبِيهِ وَقَوْمِهِۦ مَاذَا تَعْبُدُونَ

    ʹIẓ q̣aala liʹabeehi wa-q̣awmihee maaẓaa taʻbudoon?

    (ingatlah) ketika dia berkata kepada ayahnya dan kaumnya, "Apakah yang kamu sembah itu?

  144. 37:86

    أَئِفْكًا ءَالِهَةً دُونَ ٱللَّهِ تُرِيدُونَ

    ʹAʹifkan ʹaalihatañ doonal laahi tureedoon?

    Apakah kamu menghendaki kebohongan dengan sesembahan selain Allah itu?

  145. 37:87

    فَمَا ظَنُّكُم بِرَبِّ ٱلْعَـٰلَمِينَ

    Famaa z̤̣annukum̃ bi-Rabbil ʻAalameen?

    Maka bagaimana anggapanmu terhadap Tuhan seluruh alam?"

  146. 37:88

    فَنَظَرَ نَظْرَةً فِى ٱلنُّجُومِ

    Fanaz̤̣ara naz̤̣ratañ fin Nujoom,

    Lalu dia memandang sekilas ke bintang-bintang,

  147. 37:89

    فَقَالَ إِنِّى سَقِيمٌ

    Faq̣aala ʹinnee saq̣eem!

    kemudian dia (Ibrahim) berkata, "Sesungguhnya aku sakit."

  148. 37:90

    فَتَوَلَّوْا۟ عَنْهُ مُدْبِرِينَ

    Fatawallaw ʻanhu mudbireen.

    Lalu mereka berpaling darinya dan pergi meninggalkannya.

  149. 37:91

    فَرَاغَ إِلَىٰٓ ءَالِهَتِهِمْ فَقَالَ أَلَا تَأْكُلُونَ

    Faraag̣a ʹilaaa ʹaalihatihim faq̣aala ʹalaa taʹkuloon?...

    Kemudian dia (Ibrahim) pergi dengan diam-diam kepada berhala-berhala mereka; lalu dia berkata, "Mengapa kamu tidak makan?

  150. 37:92

    مَا لَكُمْ لَا تَنطِقُونَ

    Maa- lakum laa- tañṭiq̣oon?

    Mengapa kamu tidak menjawab?"

  151. 37:93

    فَرَاغَ عَلَيْهِمْ ضَرْبًۢا بِٱلْيَمِينِ

    Faraag̣a ʻalayhim ḍarbam bilyameen.

    Lalu dihadapinya (berhala-berhala) itu sambil memukulnya dengan tangan kanannya.

  152. 37:94

    فَأَقْبَلُوٓا۟ إِلَيْهِ يَزِفُّونَ

    Faʹaq̣balooo ʹilayhi yaziffoon.

    Kemudian mereka (kaumnya) datang bergegas kepadanya.

  153. 37:95

    قَالَ أَتَعْبُدُونَ مَا تَنْحِتُونَ

    Q̣aala ʹataʻbudoona maa- tanḥitoon?

    Dia (Ibrahim) berkata, "Apakah kamu menyembah patung-patung yang kamu pahat itu?

  154. 37:96

    وَٱللَّهُ خَلَقَكُمْ وَمَا تَعْمَلُونَ

    Wallaahu khalaq̣akum wa-maa taʻmaloon!

    Padahal Allah lah yang menciptakan kamu dan apa yang kamu perbuat."

  155. 37:97

    قَالُوا۟ ٱبْنُوا۟ لَهُۥ بُنْيَـٰنًا فَأَلْقُوهُ فِى ٱلْجَحِيمِ

    Q̣aalub noo lahoo bun-yaanañ faʹalq̣oohu fil Jaḥeem!

    Mereka berkata, "Buatlah bangunan (perapian) untuknya (membakar Ibrahim); lalu lemparkan dia ke dalam api yang menyala-nyala itu."

  156. 37:98

    فَأَرَادُوا۟ بِهِۦ كَيْدًا فَجَعَلْنَـٰهُمُ ٱلْأَسْفَلِينَ

    Faʹaraadoo bihee kaydañ fajaʻalnaahumul ʹasfaleen!

    Maka mereka bermaksud memperdayainya dengan (membakar)nya, (namun Allah menyelamatkannya), lalu Kami jadikan mereka orang-orang yang hina.

  157. 37:99

    وَقَالَ إِنِّى ذَاهِبٌ إِلَىٰ رَبِّى سَيَهْدِينِ

    Wa-q̣aala ʹinnee ẓaahibun ʹilaa Rabbee sayahdeen!

    Dan dia (Ibrahim) berkata, "Sesungguhnya aku harus pergi (menghadap) kepada Tuhanku, Dia akan memberi petunjuk kepadaku.

  158. 37:100

    رَبِّ هَبْ لِى مِنَ ٱلصَّـٰلِحِينَ

    Rabbi hab lee minaṣ Ṣaaliḥeen!

    Ya Tuhanku, anugerahkanlah kepadaku (seorang anak) yang saleh."

  159. 37:101

    فَبَشَّرْنَـٰهُ بِغُلَـٰمٍ حَلِيمٍ

    Fabashsharnaahu big̣ulaamin ḥaleem.

    Maka Kami beri kabar gembira kepadanya dengan (kelahiran) seorang anak yang sangat sabar (Ismail).

  160. 37:102

    فَلَمَّا بَلَغَ مَعَهُ ٱلسَّعْىَ قَالَ يَـٰبُنَىَّ إِنِّىٓ أَرَىٰ فِى ٱلْمَنَامِ أَنِّىٓ أَذْبَحُكَ فَٱنظُرْ مَاذَا تَرَىٰ ۚ قَالَ يَـٰٓأَبَتِ ٱفْعَلْ مَا تُؤْمَرُ ۖ سَتَجِدُنِىٓ إِن شَآءَ ٱللَّهُ مِنَ ٱلصَّـٰبِرِينَ

    Falammaa balag̣a maʻahus saʻya q̣aala yaa-bunayya ʹinneee ʹaraa fil manaami ʹanneee ʹaẓbaḥuka fañz̤̣ur maaẓaa taraa! Q̣aala yaaaʹabatif ʻal maa- tuʹmar: satajiduneee ʹiñ shaaa ʹallaahu minaṣ Ṣaabireen!

    Maka ketika anak itu sampai (pada umur) sanggup berusaha bersamanya, (Ibrahim) berkata, "Wahai anakku! Sesungguhnya aku bermimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka bagaimanakah pendapatmu?" Dia (Ismail) menjawab, "Wahai ayahku! Lakukanlah apa yang diperintahkan (Allah) kepadamu; insyā Allah engkau akan mendapatiku termasuk orang yang sabar."

  161. 37:103

    فَلَمَّآ أَسْلَمَا وَتَلَّهُۥ لِلْجَبِينِ

    Falammaaa ʹaslamaa wa-tallahoo liljabeen,

    Maka ketika keduanya telah berserah diri dan dia (Ibrahim) membaringkan anaknya atas pelipisnya, (untuk melaksanakan perintah Allah).

  162. 37:104

    وَنَـٰدَيْنَـٰهُ أَن يَـٰٓإِبْرَٰهِيمُ

    Wa-naadaynaahu ʹañy YaaaʹIbraaheem!

    Lalu Kami panggil dia, "Wahai Ibrahim!

  163. 37:105

    قَدْ صَدَّقْتَ ٱلرُّءْيَآ ۚ إِنَّا كَذَٰلِكَ نَجْزِى ٱلْمُحْسِنِينَ

    Q̣ad ṣaddaq̣tar ruʹyaa! ʹInnaa kaẓaalika najzil Muḥsineen.

    Sungguh, engkau telah membenarkan mimpi itu." Sungguh, demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.

  164. 37:106

    إِنَّ هَـٰذَا لَهُوَ ٱلْبَلَـٰٓؤُا۟ ٱلْمُبِينُ

    ʹInna haaẓaa lahuwal balaaaʹul mubeen.

    Sesungguhnya ini benar-benar suatu ujian yang nyata.

  165. 37:107

    وَفَدَيْنَـٰهُ بِذِبْحٍ عَظِيمٍ

    Wa-fadaynaahu biẓibḥin ʻaz̤̣eem:

    Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar.

  166. 37:108

    وَتَرَكْنَا عَلَيْهِ فِى ٱلْـَٔاخِرِينَ

    Wa-taraknaa ʻalayhi fil ʹaakhireen:

    Dan Kami abadikan untuk Ibrahim (pujian) di kalangan orang-orang yang datang kemudian,

  167. 37:109

    سَلَـٰمٌ عَلَىٰٓ إِبْرَٰهِيمَ

    Salaamun ʻalaaa ʹIbraaheem!

    "Selamat sejahtera bagi Ibrahim."

  168. 37:110

    كَذَٰلِكَ نَجْزِى ٱلْمُحْسِنِينَ

    Kaẓaalika najzil Muḥsineen.

    Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.

  169. 37:111

    إِنَّهُۥ مِنْ عِبَادِنَا ٱلْمُؤْمِنِينَ

    ʹInnahoo min ʻIbaadinal Muʹmineen.

    Sungguh, dia termasuk hamba-hamba Kami yang beriman.

  170. 37:112

    وَبَشَّرْنَـٰهُ بِإِسْحَـٰقَ نَبِيًّا مِّنَ ٱلصَّـٰلِحِينَ

    Wa-bashsharnaahu biʹIsḥaaq̣a Nabiyyam minaṣ Ṣaaliḥeen.

    Dan Kami beri dia kabar gembira dengan (kelahiran) Ishak seorang nabi yang termasuk orang-orang yang saleh.

  171. 37:113

    وَبَـٰرَكْنَا عَلَيْهِ وَعَلَىٰٓ إِسْحَـٰقَ ۚ وَمِن ذُرِّيَّتِهِمَا مُحْسِنٌ وَظَالِمٌ لِّنَفْسِهِۦ مُبِينٌ

    Wa-baaraknaa ʻalayhi wa-ʻalaaa ʹIsḥaaq̣: wa-miñ ẓurriyyatihimaa muḥsinuñw waz̤̣aalimul linafsihee mubeen.

    Dan Kami limpahkan keberkahan kepadanya dan kepada Ishak. Dan di antara keturunan keduanya ada yang berbuat baik dan ada (pula) yang terang-terangan berbuat zalim terhadap dirinya sendiri.

  172. 37:114

    وَلَقَدْ مَنَنَّا عَلَىٰ مُوسَىٰ وَهَـٰرُونَ

    Wa-laq̣ad manannaa ʻalaa Moosaa wa-Haaroon.

    Dan sungguh, Kami telah melimpahkan nikmat kepada Musa dan Harun.

  173. 37:115

    وَنَجَّيْنَـٰهُمَا وَقَوْمَهُمَا مِنَ ٱلْكَرْبِ ٱلْعَظِيمِ

    Wa-najjaynaahumaa wa-q̣awmahumaa minal Karbil ʻAz̤̣eem;

    Dan Kami selamatkan keduanya dan kaumnya dari bencana yang besar.

  174. 37:116

    وَنَصَرْنَـٰهُمْ فَكَانُوا۟ هُمُ ٱلْغَـٰلِبِينَ

    Wa-naṣarnaahum fakaanoo humul g̣aalibeen.

    Dan Kami tolong mereka, sehingga jadilah mereka orang-orang yang menang.

  175. 37:117

    وَءَاتَيْنَـٰهُمَا ٱلْكِتَـٰبَ ٱلْمُسْتَبِينَ

    Wa-ʹaataynaahumal kitaabal mustabeen;

    Dan Kami berikan kepada keduanya Kitab yang sangat jelas.

  176. 37:118

    وَهَدَيْنَـٰهُمَا ٱلصِّرَٰطَ ٱلْمُسْتَقِيمَ

    Wa-hadaynaahumaṣ Ṣiraaṭal Mustaq̣eem.

    Dan Kami tunjukkan keduanya jalan yang lurus.

  177. 37:119

    وَتَرَكْنَا عَلَيْهِمَا فِى ٱلْـَٔاخِرِينَ

    Wa-taraknaa ʻalayhimaa fil ʹaakhireen:

    Dan Kami abadikan untuk keduanya (pujian) di kalangan orang-orang yang datang kemudian,

  178. 37:120

    سَلَـٰمٌ عَلَىٰ مُوسَىٰ وَهَـٰرُونَ

    Salaamun ʻalaa Moosaa wa-Haroon!

    "Selamat sejahtera bagi Musa dan Harun."

  179. 37:121

    إِنَّا كَذَٰلِكَ نَجْزِى ٱلْمُحْسِنِينَ

    ʹInnaa kaẓaalika najzil Muḥsineen.

    Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.

  180. 37:122

    إِنَّهُمَا مِنْ عِبَادِنَا ٱلْمُؤْمِنِينَ

    ʹInnahumaa min ʻibaadinal Muʹmineen.

    Sungguh, keduanya termasuk hamba-hamba Kami yang beriman.

  181. 37:123

    وَإِنَّ إِلْيَاسَ لَمِنَ ٱلْمُرْسَلِينَ

    Wa-ʹinna ʹIlyaasa laminal mursaleen.

    Dan sungguh, Ilyas benar-benar termasuk salah seorang rasul.

  182. 37:124

    إِذْ قَالَ لِقَوْمِهِۦٓ أَلَا تَتَّقُونَ

    ʹIẓ q̣aala liq̣awmiheee ʹalaa tattaq̣oon?

    (Ingatlah) ketika dia berkata kepada kaumnya, "Mengapa kamu tidak bertakwa?

  183. 37:125

    أَتَدْعُونَ بَعْلًا وَتَذَرُونَ أَحْسَنَ ٱلْخَـٰلِقِينَ

    ʹAtadʻoona taẓaroona Baʻlañwwa ʹAḥsanal Khaaliq̣een,―

    Patutkah kamu menyembah Ba'l dan kamu tinggalkan (Allah) sebaik-baik Pencipta,

  184. 37:126

    ٱللَّهَ رَبَّكُمْ وَرَبَّ ءَابَآئِكُمُ ٱلْأَوَّلِينَ

    ʹAllaaha Rabbakum wa-Rabba ʹaabaaaʹikumul ʹawwaleen?

    (yaitu) Allah Tuhanmu dan Tuhan nenek moyangmu yang terdahulu?"

  185. 37:127

    فَكَذَّبُوهُ فَإِنَّهُمْ لَمُحْضَرُونَ

    Fakaẓẓaboohu faʹinnahum lamuḥḍaroon,―

    Tetapi mereka mendustakannya (Ilyas), maka sungguh, mereka akan diseret (ke neraka),

  186. 37:128

    إِلَّا عِبَادَ ٱللَّهِ ٱلْمُخْلَصِينَ

    ʹIllaa ʻibaadal laahil mukhlaṣeen.

    kecuali hamba-hamba Allah yang disucikan (dari dosa).

  187. 37:129

    وَتَرَكْنَا عَلَيْهِ فِى ٱلْـَٔاخِرِينَ

    Wa-taraknaa ʻalayhi fil ʹaakhireen:

    Dan Kami abadikan untuk Ilyas (pujian) di kalangan orang-orang yang datang kemudian,

  188. 37:130

    سَلَـٰمٌ عَلَىٰٓ إِلْ يَاسِينَ

    Salaamun ʻalaaa ʹIlyaaseen!

    "Selamat sejahtera bagi Ilyas."

  189. 37:131

    إِنَّا كَذَٰلِكَ نَجْزِى ٱلْمُحْسِنِينَ

    ʹInnaa kaẓaalika najzil Muḥsineen.

    Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.

  190. 37:132

    إِنَّهُۥ مِنْ عِبَادِنَا ٱلْمُؤْمِنِينَ

    ʹInnahoo min ʻIbaadinal Muʹmineen.

    Sungguh, dia termasuk hamba-hamba Kami yang beriman.

  191. 37:133

    وَإِنَّ لُوطًا لَّمِنَ ٱلْمُرْسَلِينَ

    Wa-ʹinna Looṭal laminal mursaleen.

    Dan sungguh, Luṭ benar-benar termasuk salah seorang rasul.

  192. 37:134

    إِذْ نَجَّيْنَـٰهُ وَأَهْلَهُۥٓ أَجْمَعِينَ

    ʹIẓ najjaynaahu wa-ʹahlahooo ʹajmaʻeen,

    (Ingatlah) ketika Kami telah menyelamatkan dia dan pengikutnya semua,

  193. 37:135

    إِلَّا عَجُوزًا فِى ٱلْغَـٰبِرِينَ

    ʹIllaa ʻajoozañ fil g̣aabireen:

    kecuali seorang perempuan tua (istrinya) bersama-sama orang yang tinggal (di kota).

  194. 37:136

    ثُمَّ دَمَّرْنَا ٱلْـَٔاخَرِينَ

    S̤umma dammarnal ʹaakhareen.

    Kemudian Kami binasakan orang-orang yang lain.

  195. 37:137

    وَإِنَّكُمْ لَتَمُرُّونَ عَلَيْهِم مُّصْبِحِينَ

    Wa-ʹinnakum latamurroona ʻalayhim muṣbiḥeen―

    Dan sesungguhnya kamu (penduduk Mekkah) benar-benar akan melalui (bekas-bekas) mereka pada waktu pagi,

  196. 37:138

    وَبِٱلَّيْلِ ۗ أَفَلَا تَعْقِلُونَ

    Wa-billayli ʹafalaa taʻq̣iloon?

    dan pada waktu malam. Maka mengapa kamu tidak mengerti?

  197. 37:139

    وَإِنَّ يُونُسَ لَمِنَ ٱلْمُرْسَلِينَ

    Wa-ʹinna Yoonusa laminal mursaleen.

    Dan sungguh, Yunus benar-benar termasuk salah seorang rasul,

  198. 37:140

    إِذْ أَبَقَ إِلَى ٱلْفُلْكِ ٱلْمَشْحُونِ

    ʹIẓ ʹabaq̣a ʹilal fulkil mashḥoon.

    (ingatlah) ketika dia lari, ke kapal yang penuh muatan,

  199. 37:141

    فَسَاهَمَ فَكَانَ مِنَ ٱلْمُدْحَضِينَ

    Fasaahama fakaana minal mudḥaḍeen:

    kemudian dia ikut diundi, ternyata dia termasuk orang-orang yang kalah (dalam undian).

  200. 37:142

    فَٱلْتَقَمَهُ ٱلْحُوتُ وَهُوَ مُلِيمٌ

    Faltaq̣amahul Ḥootu wa-huwa muleem.

    Maka dia ditelan oleh ikan besar dalam keadaan tercela.

  201. 37:143

    فَلَوْلَآ أَنَّهُۥ كَانَ مِنَ ٱلْمُسَبِّحِينَ

    Falawlaaa ʹannahoo kaana minal musabbiḥeen,

    Maka sekiranya dia tidak termasuk orang yang banyak berzikir (bertasbih) kepada Allah,

  202. 37:144

    لَلَبِثَ فِى بَطْنِهِۦٓ إِلَىٰ يَوْمِ يُبْعَثُونَ

    Lalabis̤a fee baṭniheee ʹilaa Yawmi yubʻas̤oon.

    niscaya dia akan tetap tinggal di perut (ikan itu) sampai Hari Berbangkit.

  203. 37:145

    ۞ فَنَبَذْنَـٰهُ بِٱلْعَرَآءِ وَهُوَ سَقِيمٌ

    Fanabaẓnaahu bilʻaraaaʹi wa-huwa saq̣eem.

    Kemudian Kami lemparkan dia ke daratan yang tandus, sedang dia dalam keadaan sakit.

  204. 37:146

    وَأَنۢبَتْنَا عَلَيْهِ شَجَرَةً مِّن يَقْطِينٍ

    Wa-ʹambatnaa ʻalayhi shajaratam miñy yaq̣ṭeen.

    Kemudian untuk dia Kami tumbuhkan sebatang pohon dari jenis labu.

  205. 37:147

    وَأَرْسَلْنَـٰهُ إِلَىٰ مِا۟ئَةِ أَلْفٍ أَوْ يَزِيدُونَ

    Wa-ʹarsalnaahu ʹilaa miʹati ʹalfin ʹaw yazeedoon.

    Dan Kami utus dia kepada seratus ribu (orang) atau lebih,

  206. 37:148

    فَـَٔامَنُوا۟ فَمَتَّعْنَـٰهُمْ إِلَىٰ حِينٍ

    Faʹaamanoo famattaʻnaahum ʹilaa ḥeen.

    sehingga mereka beriman, karena itu Kami anugerahkan kenikmatan hidup kepada mereka hingga waktu tertentu.

  207. 37:149

    فَٱسْتَفْتِهِمْ أَلِرَبِّكَ ٱلْبَنَاتُ وَلَهُمُ ٱلْبَنُونَ

    Fastaftihim ʹa-li-Rabbikal banaatu wa-lahumul banoon?―

    Maka tanyakanlah (Muhammad) kepada mereka (orang-orang kafir Mekkah), "Apakah anak-anak perempuan itu untuk Tuhanmu sedangkan untuk mereka anak laki-laki?

  208. 37:150

    أَمْ خَلَقْنَا ٱلْمَلَـٰٓئِكَةَ إِنَـٰثًا وَهُمْ شَـٰهِدُونَ

    ʹAm khalaq̣nal malaaaʹikata ʹinaas̤añw Wahum shaahidoon?

    Atau apakah Kami menciptakan malaikat-malaikat berupa perempuan sedangkan mereka menyaksikan(nya)?

  209. 37:151

    أَلَآ إِنَّهُم مِّنْ إِفْكِهِمْ لَيَقُولُونَ

    ʹAlaaa ʹinnahum min ʹifkihim layaq̣ooloon:

    Ingatlah, sesungguhnya di antara kebohongannya mereka benar-benar mengatakan,

  210. 37:152

    وَلَدَ ٱللَّهُ وَإِنَّهُمْ لَكَـٰذِبُونَ

    Waladal laahu wa-ʹinnahum lakaaẓiboon!

    "Allah mempunyai anak." Dan sungguh, mereka benar-benar pendusta.

  211. 37:153

    أَصْطَفَى ٱلْبَنَاتِ عَلَى ٱلْبَنِينَ

    ʹAṣṭafal banaati ʻalal baneen?

    Apakah Dia (Allah) memilih anak-anak perempuan daripada anak-anak laki-laki?

  212. 37:154

    مَا لَكُمْ كَيْفَ تَحْكُمُونَ

    Maa- lakum Kayfa taḥkumoon?

    Mengapa kamu ini? Bagaimana (caranya) kamu menetapkan?

  213. 37:155

    أَفَلَا تَذَكَّرُونَ

    ʹAfalaa taẓakkaroon?

    Maka mengapa kamu tidak memikirkan?

  214. 37:156

    أَمْ لَكُمْ سُلْطَـٰنٌ مُّبِينٌ

    ʹAm lakum sulṭaanum mubeen?

    Ataukah kamu mempunyai bukti yang jelas?

  215. 37:157

    فَأْتُوا۟ بِكِتَـٰبِكُمْ إِن كُنتُمْ صَـٰدِقِينَ

    Faʹtoo bi-Kitaabikum ʹiñ kuñtum ṣaadiq̣een!

    (Kalau begitu) maka bawalah kitabmu jika kamu orang yang benar.

  216. 37:158

    وَجَعَلُوا۟ بَيْنَهُۥ وَبَيْنَ ٱلْجِنَّةِ نَسَبًا ۚ وَلَقَدْ عَلِمَتِ ٱلْجِنَّةُ إِنَّهُمْ لَمُحْضَرُونَ

    Wa-jaʻaloo baynahoo wa-baynal Jinnati nasabaa: wa-laq̣ad ʻalimatil Jinnatu ʹinnahum lamuḥḍaroon!

    Dan mereka mengadakan (hubungan) nasab (keluarga) antara Dia (Allah) dan jin. Dan sungguh, jin telah mengetahui bahwa mereka pasti akan diseret (ke neraka).

  217. 37:159

    سُبْحَـٰنَ ٱللَّهِ عَمَّا يَصِفُونَ

    Subḥaanal laahi ʻammaa yaṣifoon!

    Mahasuci Allah dari apa yang mereka sifatkan,

  218. 37:160

    إِلَّا عِبَادَ ٱللَّهِ ٱلْمُخْلَصِينَ

    ʹIllaa ʻIbaadal laahil mukhlaṣeen.

    kecuali hamba-hamba Allah yang disucikan (dari dosa).

  219. 37:161

    فَإِنَّكُمْ وَمَا تَعْبُدُونَ

    Faʹinnakum wa-maa taʻbudoon―

    Maka sesungguhnya kamu dan apa yang kamu sembah itu,

  220. 37:162

    مَآ أَنتُمْ عَلَيْهِ بِفَـٰتِنِينَ

    Maaa ʹañtum ʻalayhi bifaatineen,

    tidak akan dapat menyesatkan (seseorang) terhadap Allah,

  221. 37:163

    إِلَّا مَنْ هُوَ صَالِ ٱلْجَحِيمِ

    ʹIllaa man huwa ṣaalil Jaḥeem!

    kecuali orang-orang yang akan masuk ke neraka Jahim.

  222. 37:164

    وَمَا مِنَّآ إِلَّا لَهُۥ مَقَامٌ مَّعْلُومٌ

    Wa-maa minnaaa ʹillaa lahoo maq̣aamum maʻloom;

    Dan tidak satu pun di antara kami (malaikat) melainkan masing-masing mempunyai kedudukan tertentu,

  223. 37:165

    وَإِنَّا لَنَحْنُ ٱلصَّآفُّونَ

    Wa-ʹinnaa lanaḥnuṣ ṣaaaffoon;

    dan sesungguhnya kami selalu teratur dalam barisan (dalam melaksanakan perintah Allah).

  224. 37:166

    وَإِنَّا لَنَحْنُ ٱلْمُسَبِّحُونَ

    Wa-ʹinnaa lanaḥnul musabbiḥoon!

    Dan sungguh, kami benar-benar terus bertasbih (kepada Allah).

  225. 37:167

    وَإِن كَانُوا۟ لَيَقُولُونَ

    Wa-ʹiñ kaanoo layaq̣ooloon,

    Dan sesungguhnya mereka (orang kafir Mekkah) benar-benar pernah berkata,

  226. 37:168

    لَوْ أَنَّ عِندَنَا ذِكْرًا مِّنَ ٱلْأَوَّلِينَ

    Law ʹanna ʻiñdanaa Ẓikram minal ʹawwaleen,

    "Sekiranya di sisi kami ada suatu kitab dari (kitab-kitab yang diturunkan) kepada orang-orang dahulu,

  227. 37:169

    لَكُنَّا عِبَادَ ٱللَّهِ ٱلْمُخْلَصِينَ

    Lakunnaa ʻIbaadal laahil mukhlaṣeen!

    tentu kami akan menjadi hamba Allah yang disucikan (dari dosa)."

  228. 37:170

    فَكَفَرُوا۟ بِهِۦ ۖ فَسَوْفَ يَعْلَمُونَ

    Fakafaroo bihee fasawfa yaʻlamoon!

    Tetapi ternyata mereka mengingkarinya (Al-Qur`an); maka kelak mereka akan mengetahui (akibat keingkarannya itu).

  229. 37:171

    وَلَقَدْ سَبَقَتْ كَلِمَتُنَا لِعِبَادِنَا ٱلْمُرْسَلِينَ

    Wa-laq̣ad sabaq̣at Kalimatunaa liʻIbaadinal mursaleen;

    Dan sungguh, janji Kami telah tetap bagi hamba-hamba Kami yang menjadi rasul,

  230. 37:172

    إِنَّهُمْ لَهُمُ ٱلْمَنصُورُونَ

    ʹInnahum lahumul mañṣooroon,

    (yaitu) mereka itu pasti akan mendapat pertolongan.

  231. 37:173

    وَإِنَّ جُندَنَا لَهُمُ ٱلْغَـٰلِبُونَ

    Wa-ʹinna juñdanaa lahumul g̣aaliboon.

    Dan sesungguhnya bala tentara Kami itulah yang pasti menang.

  232. 37:174

    فَتَوَلَّ عَنْهُمْ حَتَّىٰ حِينٍ

    Fatawalla ʻanhum ḥattaa ḥeen,

    Maka berpalinglah engkau (Muhammad) dari mereka sampai waktu tertentu,

  233. 37:175

    وَأَبْصِرْهُمْ فَسَوْفَ يُبْصِرُونَ

    Wa-ʹabṣirhum fasawfa yubṣiroon!

    dan perlihatkanlah kepada mereka, maka kelak mereka akan melihat (azab itu).

  234. 37:176

    أَفَبِعَذَابِنَا يَسْتَعْجِلُونَ

    ʹAfabiʻaẓaabinaa yastaʻjiloon?

    Maka apakah mereka meminta agar azab Kami disegerakan?

  235. 37:177

    فَإِذَا نَزَلَ بِسَاحَتِهِمْ فَسَآءَ صَبَاحُ ٱلْمُنذَرِينَ

    Faʹiẓaa nazala bisaaḥatihim fasaaaʹa ṣabaaḥul muñẓareen!

    Maka apabila (siksaan) itu turun di halaman mereka, maka sangat buruklah pagi hari bagi orang-orang yang diperingatkan.

  236. 37:178

    وَتَوَلَّ عَنْهُمْ حَتَّىٰ حِينٍ

    Wa-tawalla ʻanhum ḥattaa ḥeen,

    Dan berpalinglah engkau dari mereka sampai waktu tertentu.

  237. 37:179

    وَأَبْصِرْ فَسَوْفَ يُبْصِرُونَ

    Wa-ʹabṣir fasawfa yubṣiroon!

    Dan perlihatkanlah, maka kelak mereka akan melihat (azab itu).

  238. 37:180

    سُبْحَـٰنَ رَبِّكَ رَبِّ ٱلْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُونَ

    Subḥaana Rabbika Rabbil ʻIzzati ʻammaa yaṣifoon!

    Mahasuci Tuhanmu, Tuhan Yang Mahaperkasa dari sifat yang mereka katakan.

  239. 37:181

    وَسَلَـٰمٌ عَلَى ٱلْمُرْسَلِينَ

    Wa-Salaamun ʻalal mursaleen!

    Dan selamat sejahtera bagi para rasul.

  240. 37:182

    وَٱلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ ٱلْعَـٰلَمِينَ

    Wal-Ḥamdu lillaahi Rabbil ʻAalameen.

    Dan segala puji bagi Allah Tuhan seluruh alam.

  241. Surah SadBegins here at 38:1

  242. 38:1

    صٓ ۚ وَٱلْقُرْءَانِ ذِى ٱلذِّكْرِ

    ṢAAAD Wal-Q̣urʹaani Ẓiẓ Ẓikr.

    Ṣād, demi Al-Qur`an yang mengandung peringatan.

  243. 38:2

    بَلِ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ فِى عِزَّةٍ وَشِقَاقٍ

    Balil laẓeena kafaroo fee ʻizzatiñw Washiq̣aaq̣.

    Tetapi orang-orang yang kafir (berada) dalam kesombongan dan permusuhan.

  244. 38:3

    كَمْ أَهْلَكْنَا مِن قَبْلِهِم مِّن قَرْنٍ فَنَادَوا۟ وَّلَاتَ حِينَ مَنَاصٍ

    Kam ʹahlaknaa miñ q̣ablihim miñ q̣arniñ fanaadaw walaata ḥeena manaaṣ!

    Betapa banyak umat sebelum mereka yang telah Kami binasakan, lalu mereka meminta tolong padahal (waktu itu) bukanlah saat untuk lari melepaskan diri.

  245. 38:4

    وَعَجِبُوٓا۟ أَن جَآءَهُم مُّنذِرٌ مِّنْهُمْ ۖ وَقَالَ ٱلْكَـٰفِرُونَ هَـٰذَا سَـٰحِرٌ كَذَّابٌ

    Wa-ʻajibooo ʹañ jaaaʹahum Muñẓirun minhum! Wa-q̣aalal Kaafiroonna haaẓaa saaḥiruñ kaẓẓaab!

    Dan mereka heran karena mereka kedatangan seorang pemberi peringatan (rasul) dari kalangan mereka; dan orang-orang kafir berkata, "Orang ini adalah penyihir yang banyak berdusta."

  246. 38:5

    أَجَعَلَ ٱلْـَٔالِهَةَ إِلَـٰهًا وَٰحِدًا ۖ إِنَّ هَـٰذَا لَشَىْءٌ عُجَابٌ

    ʹAjaʻalal ʹaalihata ʹIlaahañw Waaḥidaa? ʹInna haaẓaa lashayʹun ʻujaab!

    Apakah dia menjadikan tuhan-tuhan itu Tuhan yang satu saja? Sungguh, ini benar-benar sesuatu yang sangat mengherankan.

  247. 38:6

    وَٱنطَلَقَ ٱلْمَلَأُ مِنْهُمْ أَنِ ٱمْشُوا۟ وَٱصْبِرُوا۟ عَلَىٰٓ ءَالِهَتِكُمْ ۖ إِنَّ هَـٰذَا لَشَىْءٌ يُرَادُ

    Wañṭalaq̣al malaʹu minhum ʻanim shoo waṣbiroo ʻalaaa ʹaalihatikum! ʹInna haaẓaa lashayʹuñy yuraad!

    Lalu pergilah pemimpin-pemimpin mereka (seraya berkata), "Pergilah kamu dan tetaplah (menyembah) tuhan-tuhanmu, sesungguhnya ini benar-benar suatu hal yang dikehendaki.

  248. 38:7

    مَا سَمِعْنَا بِهَـٰذَا فِى ٱلْمِلَّةِ ٱلْـَٔاخِرَةِ إِنْ هَـٰذَآ إِلَّا ٱخْتِلَـٰقٌ

    Maa- samiʻnaa bihaaẓaa fil millatil ʹaakhirah: ʹin haaẓaaa ʹillakh tilaaq̣!

    Kami tidak pernah mendengar hal ini dalam agama yang terakhir, ini (mengesakan Allah) tidak lain hanyalah (dusta) yang diada-adakan.

  249. 38:8

    أَءُنزِلَ عَلَيْهِ ٱلذِّكْرُ مِنۢ بَيْنِنَا ۚ بَلْ هُمْ فِى شَكٍّ مِّن ذِكْرِى ۖ بَل لَّمَّا يَذُوقُوا۟ عَذَابِ

    ʹA-ʹuñzila ʻalayhiẓ Ẓikru mim bayninaa? Bal hum fee shakkim miñ Ẓikree! Bal lammaa yaẓooq̣oo ʻAẓaab!

    Mengapa Al-Qur`an itu diturunkan kepadanya di antara kita?" Sebenarnya mereka ragu-ragu terhadap Al-Qur`an-Ku, tetapi mereka belum merasakan azab(-Ku).

  250. 38:9

    أَمْ عِندَهُمْ خَزَآئِنُ رَحْمَةِ رَبِّكَ ٱلْعَزِيزِ ٱلْوَهَّابِ

    ʹAm ʻiñdahum khazaaaʹinu Raḥmati Rabbikal ʻAzeezil Wahhaab?

    Atau apakah mereka itu mempunyai perbendaharaan rahmat Tuhanmu Yang Mahaperkasa, Maha Pemberi?

  251. 38:10

    أَمْ لَهُم مُّلْكُ ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ وَمَا بَيْنَهُمَا ۖ فَلْيَرْتَقُوا۟ فِى ٱلْأَسْبَـٰبِ

    ʹAm lahum mulkus samaawaati wal-ʹarḍi wa-maa baynahumaa? Falyartaq̣oo fil ʹasbaab!

    Atau apakah mereka mempunyai kerajaan langit dan bumi serta apa yang ada di antara keduanya? (Jika ada), maka biarlah mereka menaiki tangga-tangga (ke langit).

  252. 38:11

    جُندٌ مَّا هُنَالِكَ مَهْزُومٌ مِّنَ ٱلْأَحْزَابِ

    Juñdum maa hunaalika mahzoomum minal ʹaḥzaab.

    (Mereka itu) kelompok besar bala tentara yang berada di sana yang akan dikalahkan.

  253. 38:12

    كَذَّبَتْ قَبْلَهُمْ قَوْمُ نُوحٍ وَعَادٌ وَفِرْعَوْنُ ذُو ٱلْأَوْتَادِ

    Kaẓẓabat q̣ablahum Q̣awmu Nooḥiñw WaʻAaduñw Wa-Firʻawnu Ẓul ʹawtaad,

    Sebelum mereka itu, kaum Nuh, 'Ād dan Fir'aun yang mempunyai bala tentara yang banyak, juga telah mendustakan (rasul-rasul),

  254. 38:13

    وَثَمُودُ وَقَوْمُ لُوطٍ وَأَصْحَـٰبُ لْـَٔيْكَةِ ۚ أُو۟لَـٰٓئِكَ ٱلْأَحْزَابُ

    Wa-S̤amoodu wa-Q̣awmu Looṭiñw waʹAṣḥaabul ʹAykah;― ʹulaaaʹikal ʹAḥzaab.

    dan (begitu juga) Samud, kaum Luṭ dan penduduk Aikah. Mereka itulah golongan-golongan yang bersekutu (menentang rasul-rasul).

  255. 38:14

    إِن كُلٌّ إِلَّا كَذَّبَ ٱلرُّسُلَ فَحَقَّ عِقَابِ

    ʹIñ kullun ʹillaa kaẓẓabar rusula faḥaq̣q̣a ʻIq̣aab.

    Semua mereka itu mendustakan rasul-rasul, maka pantas mereka merasakan azab-Ku.

  256. 38:15

    وَمَا يَنظُرُ هَـٰٓؤُلَآءِ إِلَّا صَيْحَةً وَٰحِدَةً مَّا لَهَا مِن فَوَاقٍ

    Wa-maa yañz̤̣uru haaaʹulaaaʹi ʹillaa Ṣayḥatañw waaḥidatam maa lahaa miñ fawaaq̣.

    Dan sebenarnya yang mereka tunggu adalah satu teriakan saja, yang tidak ada selanya.

  257. 38:16

    وَقَالُوا۟ رَبَّنَا عَجِّل لَّنَا قِطَّنَا قَبْلَ يَوْمِ ٱلْحِسَابِ

    Wa-q̣aaloo Rabbanaa ʻajjil lanaa q̣iṭṭanaa q̣abla Yawmil Ḥisaab!

    Dan mereka berkata, "Ya Tuhan kami, segerakanlah azab yang diperuntukkan bagi kami sebelum hari perhitungan."

  258. 38:17

    ٱصْبِرْ عَلَىٰ مَا يَقُولُونَ وَٱذْكُرْ عَبْدَنَا دَاوُۥدَ ذَا ٱلْأَيْدِ ۖ إِنَّهُۥٓ أَوَّابٌ

    ʹIṣbir ʻalaa maa- yaq̣ooloona waẓkur ʻAbdanaa Daawooda Ẓal ʹayd: ʹinnahooo ʹawwaab.

    Bersabarlah atas apa yang mereka katakan; dan ingatlah akan hamba Kami Dawud yang mempunyai kekuatan; sungguh dia sangat taat (kepada Allah).

  259. 38:18

    إِنَّا سَخَّرْنَا ٱلْجِبَالَ مَعَهُۥ يُسَبِّحْنَ بِٱلْعَشِىِّ وَٱلْإِشْرَاقِ

    ʹInnaa sakhkharnal jibaala maʻahoo yusabbiḥna bilʻashiyyi wal-ʹishraaq̣,

    Sungguh, Kamilah yang menundukkan gunung-gunung untuk bertasbih bersama dia (Dawud) pada waktu petang dan pagi,

  260. 38:19

    وَٱلطَّيْرَ مَحْشُورَةً ۖ كُلٌّ لَّهُۥٓ أَوَّابٌ

    Waṭṭayra maḥshoorah: kullul lahooo ʹawwaab.

    dan (Kami tundukkan pula) burung-burung dalam keadaan terkumpul. Masing-masing sangat taat (kepada Allah).

  261. 38:20

    وَشَدَدْنَا مُلْكَهُۥ وَءَاتَيْنَـٰهُ ٱلْحِكْمَةَ وَفَصْلَ ٱلْخِطَابِ

    Wa-shadadnaa mulkahoo wa-ʹaataynaahul ḥikmata wa-faṣlal khiṭaab.

    Dan Kami kuatkan kerajaannya dan Kami berikan hikmah kepadanya serta kebijaksanaan dalam memutuskan perkara.

  262. 38:21

    ۞ وَهَلْ أَتَىٰكَ نَبَؤُا۟ ٱلْخَصْمِ إِذْ تَسَوَّرُوا۟ ٱلْمِحْرَابَ

    Wa-hal ʹataaka nabaʹul khaṣm? ʹIẓ tasawwarul miḥraab;

    Dan apakah telah sampai kepadamu berita orang-orang yang berselisih ketika mereka memanjat dinding mihrab?

  263. 38:22

    إِذْ دَخَلُوا۟ عَلَىٰ دَاوُۥدَ فَفَزِعَ مِنْهُمْ ۖ قَالُوا۟ لَا تَخَفْ ۖ خَصْمَانِ بَغَىٰ بَعْضُنَا عَلَىٰ بَعْضٍ فَٱحْكُم بَيْنَنَا بِٱلْحَقِّ وَلَا تُشْطِطْ وَٱهْدِنَآ إِلَىٰ سَوَآءِ ٱلصِّرَٰطِ

    ʹIẓ dakhaloo ʻalaa Daawooda fafaziʻa minhum q̣aaloo laa- takhaf: khaṣmaani bag̣aa baʻḍunaa ʻalaa baʻḍiñ faḥkum̃ baynanaa bilḥaq̣q̣i wa-laa tushṭiṭ wahdinaaa ʹilaa sawaaaʹiṣ ṣiraaṭ...

    Ketika mereka masuk menemui Dawud lalu dia terkejut karena (kedatangan) mereka. Mereka berkata, "Janganlah takut! (Kami) berdua sedang berselisih, sebagian dari kami berbuat zalim kepada yang lain; maka berilah keputusan di antara kami secara adil dan janganlah menyimpang dari kebenaran serta tunjukilah kami ke jalan yang lurus.

  264. 38:23

    إِنَّ هَـٰذَآ أَخِى لَهُۥ تِسْعٌ وَتِسْعُونَ نَعْجَةً وَلِىَ نَعْجَةٌ وَٰحِدَةٌ فَقَالَ أَكْفِلْنِيهَا وَعَزَّنِى فِى ٱلْخِطَابِ

    ʹInna haaẓaaa ʹakhee: lahoo tisʻuñw watisʻoona naʻjatañw waliya naʻjatuñw waaḥidah: faq̣aala ʹakfilneehaa wa-ʻazzanee fil khiṭaab.

    Sesungguhnya saudaraku ini mempunyai sembilan puluh sembilan ekor kambing betina dan aku mempunyai seekor saja, lalu dia berkata, "Serahkanlah (kambingmu) itu kepadaku! Dan dia mengalahkan aku dalam perdebatan."

  265. 38:24

    قَالَ لَقَدْ ظَلَمَكَ بِسُؤَالِ نَعْجَتِكَ إِلَىٰ نِعَاجِهِۦ ۖ وَإِنَّ كَثِيرًا مِّنَ ٱلْخُلَطَآءِ لَيَبْغِى بَعْضُهُمْ عَلَىٰ بَعْضٍ إِلَّا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَعَمِلُوا۟ ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ وَقَلِيلٌ مَّا هُمْ ۗ وَظَنَّ دَاوُۥدُ أَنَّمَا فَتَنَّـٰهُ فَٱسْتَغْفَرَ رَبَّهُۥ وَخَرَّ رَاكِعًا وَأَنَابَ ۩

    Q̣aala laq̣ad z̤̣alamaka bisuʹaali naʻjatika ʹilaa niʻaajih: wa-ʹinna kas̤eeram minal khulaṭaaaʹi layabg̣ee baʻḍuhum ʻalaa baʻḍin ʹillal laẓeena ʹaamanoo wa-ʻamiluṣ ṣaaliḥaati wa-q̣aleelum maa hum! Wa-z̤̣anna Daawoodu ʹannamaa fatannaahu fastag̣fara Rabbahoo wa-kharra raakiʻañw waʹanaab.

    Dia (Dawud) berkata, "Sungguh, dia telah berbuat zalim kepadamu dengan meminta kambingmu itu untuk (ditambahkan) kepada kambingnya. Memang banyak di antara orang-orang yang bersekutu itu berbuat zalim kepada yang lain, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan; dan hanya sedikitlah mereka yang begitu." Dan Dawud menduga bahwa Kami mengujinya; maka dia memohon ampunan kepada Tuhannya lalu menyungkur sujud dan bertobat.

  266. 38:25

    فَغَفَرْنَا لَهُۥ ذَٰلِكَ ۖ وَإِنَّ لَهُۥ عِندَنَا لَزُلْفَىٰ وَحُسْنَ مَـَٔابٍ

    Fag̣afarnaa lahoo ẓaalik: wa-ʹinna lahoo ʻiñdanaa lazulfaa wa-ḥusna maʹaab.

    Lalu Kami mengampuni (kesalahannya) itu. Dan sungguh, dia mempunyai kedudukan yang benar-benar dekat di sisi Kami dan tempat kembali yang baik.

  267. 38:26

    يَـٰدَاوُۥدُ إِنَّا جَعَلْنَـٰكَ خَلِيفَةً فِى ٱلْأَرْضِ فَٱحْكُم بَيْنَ ٱلنَّاسِ بِٱلْحَقِّ وَلَا تَتَّبِعِ ٱلْهَوَىٰ فَيُضِلَّكَ عَن سَبِيلِ ٱللَّهِ ۚ إِنَّ ٱلَّذِينَ يَضِلُّونَ عَن سَبِيلِ ٱللَّهِ لَهُمْ عَذَابٌ شَدِيدٌۢ بِمَا نَسُوا۟ يَوْمَ ٱلْحِسَابِ

    Yaa-Daawoodu ʹinnaa jaʻalnaaka Khaleefatañ fil ʹarḍi faḥkum̃ baynan naasi bilḥaq̣q̣i wa-laa tattabiʻil hawaa fayuḍillaka ʻañ Sabeelil laah: ʹinnal laẓeena yaḍilloona ʻañ Sabeelil laahi lahum ʻaẓaabuñ shadeedum bimaa nasoo Yawmal Ḥisaab.

    (Allah berfirman), "Wahai Dawud! Sesungguhnya engkau Kami jadikan khalifah (penguasa) di bumi, maka berilah keputusan (perkara) di antara manusia dengan adil dan janganlah engkau mengikuti hawa nafsu, karena akan menyesatkan engkau dari jalan Allah. Sungguh, orang-orang yang sesat dari jalan Allah akan mendapat azab yang berat, karena mereka melupakan hari perhitungan."

  268. 38:27

    وَمَا خَلَقْنَا ٱلسَّمَآءَ وَٱلْأَرْضَ وَمَا بَيْنَهُمَا بَـٰطِلًا ۚ ذَٰلِكَ ظَنُّ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ ۚ فَوَيْلٌ لِّلَّذِينَ كَفَرُوا۟ مِنَ ٱلنَّارِ

    Wa-maa khalaq̣nas samaaaʹa wal-ʹarḍa wa-maa baynahumaa baaṭilaa! Ẓaalika z̤̣annul laẓeena kafaroo! Fawaylul lil-laẓeena kafaroo minan Naar!

    Dan Kami tidak menciptakan langit dan bumi serta apa yang ada di antara keduanya dengan sia-sia. Itu anggapan orang-orang kafir, maka celakalah orang-orang yang kafir itu karena mereka akan masuk neraka.

  269. 38:28

    أَمْ نَجْعَلُ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَعَمِلُوا۟ ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ كَٱلْمُفْسِدِينَ فِى ٱلْأَرْضِ أَمْ نَجْعَلُ ٱلْمُتَّقِينَ كَٱلْفُجَّارِ

    ʹAm najʻalul laẓeena ʹaamanoo wa-ʻamiluṣ ṣaaliḥaati kalmufsideena fil ʹarḍ? ʹAm najʻalul muttaq̣eena kalfujjaar?

    Pantaskah Kami memperlakukan orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan sama dengan orang-orang yang berbuat kerusakan di bumi? Atau pantaskah Kami mengangggap orang-orang yang bertakwa sama dengan orang-orang yang jahat?

  270. 38:29

    كِتَـٰبٌ أَنزَلْنَـٰهُ إِلَيْكَ مُبَـٰرَكٌ لِّيَدَّبَّرُوٓا۟ ءَايَـٰتِهِۦ وَلِيَتَذَكَّرَ أُو۟لُوا۟ ٱلْأَلْبَـٰبِ

    Kitaabun ʹañzalnaahu ʹilayka mubaarakul liyaddabbarooo ʹAayaatihee wa-liyataẓakkara ʹulul ʹalbaab.

    Kitab (Al-Qur`an) yang Kami turunkan kepadamu penuh berkah agar mereka menghayati ayat-ayatnya dan agar orang-orang yang berakal sehat mendapat pelajaran.

  271. 38:30

    وَوَهَبْنَا لِدَاوُۥدَ سُلَيْمَـٰنَ ۚ نِعْمَ ٱلْعَبْدُ ۖ إِنَّهُۥٓ أَوَّابٌ

    Wa-wahabnaa li-Daawooda Sulaymaan: niʻmal ʻAbd! ʹInnahooo ʹawwaab!

    Dan kepada Dawud Kami karuniakan (anak bernama) Sulaiman; dia adalah sebaik-baik hamba. Sungguh, dia sangat taat (kepada Allah).

  272. 38:31

    إِذْ عُرِضَ عَلَيْهِ بِٱلْعَشِىِّ ٱلصَّـٰفِنَـٰتُ ٱلْجِيَادُ

    ʹIẓ ʻuriḍa ʻalayhi bilʻashiyyiṣ ṣaafinaatul jiyaad;

    (Ingatlah) ketika suatu sore dipertunjukkan kepadanya (kuda-kuda) yang jinak, (tetapi) sangat cepat larinya,

  273. 38:32

    فَقَالَ إِنِّىٓ أَحْبَبْتُ حُبَّ ٱلْخَيْرِ عَن ذِكْرِ رَبِّى حَتَّىٰ تَوَارَتْ بِٱلْحِجَابِ

    Faq̣aala ʹinneee ʹaḥbabtu ḥubbal khayri ʻañ ẓikri Rabbee,― ḥattaa tawaarat bilḥijaab:

    maka dia berkata, "Sesungguhnya aku menyukai segala yang baik (kuda), yang membuat aku ingat akan (kebesaran) Tuhanku, sampai matahari terbenam."

  274. 38:33

    رُدُّوهَا عَلَىَّ ۖ فَطَفِقَ مَسْحًۢا بِٱلسُّوقِ وَٱلْأَعْنَاقِ

    Ruddoohaa ʻalayy. faṭafiq̣a mas-ḥam bissooq̣i wal-ʹaʻnaaq̣.

    "Bawalah semua kuda itu kembali kepadaku." Lalu dia mengusap-usap kaki dan leher kuda itu.

  275. 38:34

    وَلَقَدْ فَتَنَّا سُلَيْمَـٰنَ وَأَلْقَيْنَا عَلَىٰ كُرْسِيِّهِۦ جَسَدًا ثُمَّ أَنَابَ

    Wa-laq̣ad fatannaa Sulaymaana wa-ʹalq̣aynaa ʻalaa kursiyyihee jasadañ s̤umma ʹanaab:

    Dan sungguh, Kami telah menguji Sulaiman dan Kami jadikan (dia) tergeletak di atas kursinya sebagai tubuh (yang lemah karena sakit), kemudian dia bertobat.

  276. 38:35

    قَالَ رَبِّ ٱغْفِرْ لِى وَهَبْ لِى مُلْكًا لَّا يَنۢبَغِى لِأَحَدٍ مِّنۢ بَعْدِىٓ ۖ إِنَّكَ أَنتَ ٱلْوَهَّابُ

    Q̣aala Rabbig̣ fir lee wa-hab lee Mulkal laa yambag̣ee liʹaḥadim mim baʻdee: ʹinnaka ʹAñtal Wahhaab.

    Dia berkata, "Ya Tuhanku, ampunilah aku dan anugerahkanlah kepadaku kerajaan yang tidak dimiliki oleh siapa pun setelahku. Sungguh, Engkaulah Yang Maha Pemberi."

  277. 38:36

    فَسَخَّرْنَا لَهُ ٱلرِّيحَ تَجْرِى بِأَمْرِهِۦ رُخَآءً حَيْثُ أَصَابَ

    Fasakhkharnaa lahur Reeḥa tajree biʹamrihee rukhaaaʹan ḥays̤u ʹaṣaab,―

    Kemudian Kami tundukkan kepadanya angin yang berhembus dengan baik menurut perintahnya ke mana saja yang dikehendakinya,

  278. 38:37

    وَٱلشَّيَـٰطِينَ كُلَّ بَنَّآءٍ وَغَوَّاصٍ

    Washshayaaṭeena kulla bannaaaʹiñw wag̣awwaaṣ,―

    dan (Kami tundukkan pula kepadanya) setan-setan, semuanya ahli bangunan dan penyelam,

  279. 38:38

    وَءَاخَرِينَ مُقَرَّنِينَ فِى ٱلْأَصْفَادِ

    Wa-ʹaakhareena muq̣arraneena fil ʹaṣfaad.

    dan (setan) lain yang terikat dalam belenggu.

  280. 38:39

    هَـٰذَا عَطَآؤُنَا فَٱمْنُنْ أَوْ أَمْسِكْ بِغَيْرِ حِسَابٍ

    Haaẓaa ʻAṭaaaʹunaa famnun ʹaw ʹamsik big̣ayri ḥisaab.

    Inilah anugerah Kami; maka berikanlah (kepada orang lain) atau tahanlah (untuk dirimu sendiri) tanpa perhitungan.

  281. 38:40

    وَإِنَّ لَهُۥ عِندَنَا لَزُلْفَىٰ وَحُسْنَ مَـَٔابٍ

    Wa-ʹinna lahoo ʻiñdanaa lazulfaa waḥusna maʹaab.

    Dan sungguh, dia mempunyai kedudukan yang dekat pada sisi Kami dan tempat kembali yang baik.

  282. 38:41

    وَٱذْكُرْ عَبْدَنَآ أَيُّوبَ إِذْ نَادَىٰ رَبَّهُۥٓ أَنِّى مَسَّنِىَ ٱلشَّيْطَـٰنُ بِنُصْبٍ وَعَذَابٍ

    Waẓkur ʻAbdanaaa ʹAyyoob. ʹIẓ naadaa Rabbahooo ʹannee massaniyash shayṭaanu binuṣbiñw waʻaẓaab!

    Dan ingatlah akan hamba Kami Ayyub ketika dia menyeru Tuhannya, "Sesungguhnya aku diganggu setan dengan penderitaan dan bencana."

  283. 38:42

    ٱرْكُضْ بِرِجْلِكَ ۖ هَـٰذَا مُغْتَسَلٌۢ بَارِدٌ وَشَرَابٌ

    ʹUrkuḍ birijlik: haaẓaa mug̣tasalum baariduñw washaraab.

    (Allah berfirman), "Hentakkanlah kakimu; inilah air yang sejuk untuk mandi dan untuk minum."

  284. 38:43

    وَوَهَبْنَا لَهُۥٓ أَهْلَهُۥ وَمِثْلَهُم مَّعَهُمْ رَحْمَةً مِّنَّا وَذِكْرَىٰ لِأُو۟لِى ٱلْأَلْبَـٰبِ

    Wa-wahabnaa lahooo ʹahlahoo wa-mis̤lahum maʻahum Raḥmatam minnaa wa-ẓikraa liʹUlil ʹalbaab.

    Dan Kami anugerahi dia (dengan mengumpulkan kembali) keluarganya dan Kami lipat gandakan jumlah mereka, sebagai rahmat dari Kami dan pelajaran bagi orang-orang yang berpikiran sehat.

  285. 38:44

    وَخُذْ بِيَدِكَ ضِغْثًا فَٱضْرِب بِّهِۦ وَلَا تَحْنَثْ ۗ إِنَّا وَجَدْنَـٰهُ صَابِرًا ۚ نِّعْمَ ٱلْعَبْدُ ۖ إِنَّهُۥٓ أَوَّابٌ

    Wa-khuẓ biyadika ḍig̣s̤añ faḍrib bihee wa-laa taḥnas̤. ʹInnaa wa-jadnaahu ṣaabiraa. Niʻmal ʻAbd! ʹInnahooo ʹawwaab!

    Dan ambillah seikat (rumput) dengan tanganmu, lalu pukullah dengan itu dan janganlah engkau melanggar sumpah. Sesungguhnya Kami dapati dia (Ayyub) seorang yang sabar. Dialah sebaik-baik hamba. Sungguh, dia sangat taat (kepada Allah).

  286. 38:45

    وَٱذْكُرْ عِبَـٰدَنَآ إِبْرَٰهِيمَ وَإِسْحَـٰقَ وَيَعْقُوبَ أُو۟لِى ٱلْأَيْدِى وَٱلْأَبْصَـٰرِ

    Waẓkur ʻIbaadanaaa ʹIbraaheema wa-ʹIsḥaaq̣a wa-Yaʻq̣ooba ʹUlil ʹAydee walʹAbṣaar.

    Dan ingatlah hamba-hamba Kami: Ibrahim, Ishak dan Yakub yang mempunyai kekuatan-kekuatan yang besar dan ilmu-ilmu (yang tinggi).

  287. 38:46

    إِنَّآ أَخْلَصْنَـٰهُم بِخَالِصَةٍ ذِكْرَى ٱلدَّارِ

    ʹInnaaa ʹakhlaṣnaahum̃ bikhaaliṣatiñ Ẓikrad Daar.

    Sungguh, Kami telah menyucikan mereka dengan (menganugerahkan) akhlak yang tinggi kepadanya yaitu selalu mengingatkan (manusia) kepada negeri akhirat.

  288. 38:47

    وَإِنَّهُمْ عِندَنَا لَمِنَ ٱلْمُصْطَفَيْنَ ٱلْأَخْيَارِ

    Wa-ʹinnahum ʻiñdanaa laminal Muṣṭafaynal ʹakhyaar.

    Dan sungguh, di sisi Kami mereka termasuk orang-orang pilihan yang paling baik.

  289. 38:48

    وَٱذْكُرْ إِسْمَـٰعِيلَ وَٱلْيَسَعَ وَذَا ٱلْكِفْلِ ۖ وَكُلٌّ مِّنَ ٱلْأَخْيَارِ

    Waẓkur ʹIsmaaʻeela wal yasaʻa wa-Ẓal-Kifl: wa-kullum minal ʹAkhyaar.

    Dan ingatlah Ismail, Ilyasa' dan Zulkifli. Semuanya termasuk orang-orang yang terbaik.

  290. 38:49

    هَـٰذَا ذِكْرٌ ۚ وَإِنَّ لِلْمُتَّقِينَ لَحُسْنَ مَـَٔابٍ

    Haaẓaa Ẓikr: wa-ʹinna lil-Muttaq̣eena laḥusna maʹaab.

    Ini adalah kehormatan (bagi mereka). Dan sungguh, bagi orang-orang yang bertakwa (disediakan) tempat kembali yang terbaik,

  291. 38:50

    جَنَّـٰتِ عَدْنٍ مُّفَتَّحَةً لَّهُمُ ٱلْأَبْوَٰبُ

    Jannaati ʻAdnim mufattaḥatal lahumul ʹabwaab;

    (yaitu) surga 'Adn yang pintu-pintunya terbuka bagi mereka.

  292. 38:51

    مُتَّكِـِٔينَ فِيهَا يَدْعُونَ فِيهَا بِفَـٰكِهَةٍ كَثِيرَةٍ وَشَرَابٍ

    Muttakiʹeena feehaa yadʻoona feehaa bifaakihatiñ kas̤eeratiñw washaraab;

    Di dalamnya mereka bersandar (di atas dipan-dipan) sambil meminta buah-buahan yang banyak dan minuman (di surga itu).

  293. 38:52

    ۞ وَعِندَهُمْ قَـٰصِرَٰتُ ٱلطَّرْفِ أَتْرَابٌ

    Wa-ʻiñdahum q̣aaṣiratuṭ ṭarfi ʹatraab.

    Dan di samping mereka (ada bidadari-bidadari) yang redup pandangannya dan sebaya umurnya.

  294. 38:53

    هَـٰذَا مَا تُوعَدُونَ لِيَوْمِ ٱلْحِسَابِ

    Haaẓaa maa- tooʻadoona li-Yawmil Ḥisaab!

    Inilah apa yang dijanjikan kepadamu pada hari perhitungan.

  295. 38:54

    إِنَّ هَـٰذَا لَرِزْقُنَا مَا لَهُۥ مِن نَّفَادٍ

    ʹInna haaẓaa la-Rizq̣unaa maa- lahoo min nafaad.

    Sungguh, inilah rezeki dari Kami yang tidak ada habis-habisnya.

  296. 38:55

    هَـٰذَا ۚ وَإِنَّ لِلطَّـٰغِينَ لَشَرَّ مَـَٔابٍ

    Haaẓaa! Wa-ʹinna liṭṭaag̣eena lasharra maʹaab!―

    Beginilah (keadaan mereka). Dan sungguh, bagi orang-orang yang durhaka pasti (disediakan) tempat kembali yang buruk,

  297. 38:56

    جَهَنَّمَ يَصْلَوْنَهَا فَبِئْسَ ٱلْمِهَادُ

    Jahannama Yaṣlawnahaa fabiʹsal mihaad!

    (yaitu) neraka Jahanam yang mereka masuki; maka itulah seburuk-buruk tempat tinggal.

  298. 38:57

    هَـٰذَا فَلْيَذُوقُوهُ حَمِيمٌ وَغَسَّاقٌ

    Haaẓaa falyaẓooq̣oohu ḥameemuñw wag̣assaaq̣!

    Inilah (azab neraka), maka biarlah mereka merasakannya, (minuman mereka) air yang sangat panas dan air yang sangat dingin,

  299. 38:58

    وَءَاخَرُ مِن شَكْلِهِۦٓ أَزْوَٰجٌ

    Wa-ʹaakharu miñ shakliheee ʹazwaaj!

    dan berbagai macam (azab) yang lain yang serupa itu.

  300. 38:59

    هَـٰذَا فَوْجٌ مُّقْتَحِمٌ مَّعَكُمْ ۖ لَا مَرْحَبًۢا بِهِمْ ۚ إِنَّهُمْ صَالُوا۟ ٱلنَّارِ

    Haaẓaa fawjum muq̣taḥimum maʻakum! Laa- marḥabam bihim! ʹInnahum ṣaalun Naar!

    (Dikatakan kepada mereka), "Ini rombongan besar (pengikut-pengikutmu) yang masuk berdesak-desak bersama kamu (ke neraka)." Tidak ada ucapan selamat datang bagi mereka karena sesungguhnya mereka akan masuk neraka (kata pemimpin-pemimpin mereka).

  301. 38:60

    قَالُوا۟ بَلْ أَنتُمْ لَا مَرْحَبًۢا بِكُمْ ۖ أَنتُمْ قَدَّمْتُمُوهُ لَنَا ۖ فَبِئْسَ ٱلْقَرَارُ

    Q̣aaloo bal ʹañtum! Laa- marḥabam bikum! ʹAñtum q̣addamtumoohu lanaa! Fabiʹsal q̣araar!

    (Para pengikut mereka menjawab), "Sebenarnya kamulah yang (lebih pantas) tidak menerima ucapan selamat datang, karena kamulah yang menjerumuskan kami ke dalam azab, maka itulah seburuk-buruk tempat menetap."

  302. 38:61

    قَالُوا۟ رَبَّنَا مَن قَدَّمَ لَنَا هَـٰذَا فَزِدْهُ عَذَابًا ضِعْفًا فِى ٱلنَّارِ

    Q̣aaloo Rabbanaa mañ q̣addama lanaa haaẓaa fazidhu ʻAẓaabañ ḍiʻfañ fin Naar!

    Mereka berkata (lagi), "Ya Tuhan kami, barangsiapa menjerumuskan kami ke dalam (azab) ini, maka tambahkanlah azab kepadanya dua kali lipat di dalam neraka."

  303. 38:62

    وَقَالُوا۟ مَا لَنَا لَا نَرَىٰ رِجَالًا كُنَّا نَعُدُّهُم مِّنَ ٱلْأَشْرَارِ

    Waq̣aaloo maa- lanaa laa- naraa rijaalañ kunnaa naʻudduhum minal ʹashraar?

    Dan (orang-orang durhaka) berkata, "Mengapa kami tidak melihat orang-orang yang dahulu (di dunia) kami anggap sebagai orang-orang yang jahat (hina).

  304. 38:63

    أَتَّخَذْنَـٰهُمْ سِخْرِيًّا أَمْ زَاغَتْ عَنْهُمُ ٱلْأَبْصَـٰرُ

    ʹAttakhaẓnaahum sikhriyyan ʹam zaag̣at ʻanhumul ʹabṣaar?

    Dahulu kami menjadikan mereka olok-olokan, ataukah karena penglihatan kami yang tidak melihat mereka?"

  305. 38:64

    إِنَّ ذَٰلِكَ لَحَقٌّ تَخَاصُمُ أَهْلِ ٱلنَّارِ

    ʹInna ẓaalika laḥaq̣q̣uñ takhaaṣumu ʹAhlin Naar!

    Sungguh, yang demikian benar-benar terjadi, (yaitu) pertengkaran di antara penghuni neraka.

  306. 38:65

    قُلْ إِنَّمَآ أَنَا۠ مُنذِرٌ ۖ وَمَا مِنْ إِلَـٰهٍ إِلَّا ٱللَّهُ ٱلْوَٰحِدُ ٱلْقَهَّارُ

    Q̣ul ʹInnamaaa ʹana Muñẓir: wa-maa min ʹilaahin ʹillal laahul Waaḥidul Q̣ahhaar,―

    Katakanlah (Muhammad), "Sesungguhnya aku hanya seorang pemberi peringatan, tidak ada tuhan selain Allah Yang Maha Esa, Mahaperkasa,

  307. 38:66

    رَبُّ ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ وَمَا بَيْنَهُمَا ٱلْعَزِيزُ ٱلْغَفَّـٰرُ

    Rabbus samaawaati wal-ʹarḍi wa-maa baynahumal ʻAzeezul G̣affaar.

    (yaitu) Tuhan langit dan bumi serta apa yang ada di antara keduanya, Yang Mahaperkasa, Maha Pengampun."

  308. 38:67

    قُلْ هُوَ نَبَؤٌا۟ عَظِيمٌ

    Q̣ul huwa Nabaʹun ʻAz̤̣eem,

    Katakanlah, "Itu (Al-Qur`an) adalah berita besar,

  309. 38:68

    أَنتُمْ عَنْهُ مُعْرِضُونَ

    ʹAñtum ʻanhu muʻriḍoon!

    yang kamu berpaling darinya.

  310. 38:69

    مَا كَانَ لِىَ مِنْ عِلْمٍۭ بِٱلْمَلَإِ ٱلْأَعْلَىٰٓ إِذْ يَخْتَصِمُونَ

    Maa- kaana liya min ʻilmim bil-malaʹil ʹaʻlaaa ʹiẓ yakhtaṣimoon.

    Aku tidak mempunyai pengetahuan sedikit pun tentang al-malaul a'lā (malaikat) ketika mereka berbantah-bantahan.

  311. 38:70

    إِن يُوحَىٰٓ إِلَىَّ إِلَّآ أَنَّمَآ أَنَا۠ نَذِيرٌ مُّبِينٌ

    ʹIñy yooḥaaa ʹilayya ʹillaaa ʹannamaaa ʹana Naẓeerum mubeen.

    Yang diwahyukan kepadaku, bahwa aku hanyalah seorang pemberi peringatan yang nyata."

  312. 38:71

    إِذْ قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلَـٰٓئِكَةِ إِنِّى خَـٰلِقٌۢ بَشَرًا مِّن طِينٍ

    ʹIẓ q̣aala Rabbuka lilmalaaaʹikati ʹinnee khaaliq̣um basharam miñ ṭeen.

    (Ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada malaikat, "Sesungguhnya Aku akan menciptakan manusia dari tanah.

  313. 38:72

    فَإِذَا سَوَّيْتُهُۥ وَنَفَخْتُ فِيهِ مِن رُّوحِى فَقَعُوا۟ لَهُۥ سَـٰجِدِينَ

    Faʹiẓaa sawwaytuhoo wa-nafakhtu feehi mir Rooḥee faq̣aʻoo lahoo saajideen.

    Kemudian apabila telah Aku sempurnakan kejadiannya dan Aku tiupkan roh (ciptaan)-Ku kepadanya; maka tunduklah kamu dengan bersujud kepadanya."

  314. 38:73

    فَسَجَدَ ٱلْمَلَـٰٓئِكَةُ كُلُّهُمْ أَجْمَعُونَ

    Fasajadal malaaaʹikatu kulluhum ʹajmaʻoon:

    Lalu para malaikat itu bersujud semuanya,

  315. 38:74

    إِلَّآ إِبْلِيسَ ٱسْتَكْبَرَ وَكَانَ مِنَ ٱلْكَـٰفِرِينَ

    ʹIllaaa ʹIblees; ʹistakbara wa-kaana minal kaafireen.

    kecuali iblis; ia menyombongkan diri dan ia termasuk golongan yang kafir.

  316. 38:75

    قَالَ يَـٰٓإِبْلِيسُ مَا مَنَعَكَ أَن تَسْجُدَ لِمَا خَلَقْتُ بِيَدَىَّ ۖ أَسْتَكْبَرْتَ أَمْ كُنتَ مِنَ ٱلْعَالِينَ

    Q̣aala YaaaʹIbleesu maa- manaʻaka ʹañ tasjuda limaa khalaq̣tu biyadayy? ʹAs-takbarta ʹam kuñta min alʻaaleen?

    (Allah) berfirman, "Wahai iblis, apakah yang menghalangi kamu sujud kepada yang telah Aku ciptakan dengan kedua tangan-Ku. Apakah kamu menyombongkan diri atau kamu (merasa) termasuk golongan yang (lebih) tinggi?"

  317. 38:76

    قَالَ أَنَا۠ خَيْرٌ مِّنْهُ ۖ خَلَقْتَنِى مِن نَّارٍ وَخَلَقْتَهُۥ مِن طِينٍ

    Q̣aala ʹana khayrum minh: khalaq̣tanee min naariñw wakhalaq̣tahoo miñ ṭeen.

    (Iblis) berkata, "Aku lebih baik darinya, karena Engkau ciptakan aku dari api, sedangkan dia Engkau ciptakan dari tanah."

  318. 38:77

    قَالَ فَٱخْرُجْ مِنْهَا فَإِنَّكَ رَجِيمٌ

    Q̣aala fakhruj minha faʹinnaka rajeem.

    (Allah) berfirman, "Kalau begitu keluarlah kamu dari surga! Sesungguhnya kamu adalah makhluk yang terkutuk.

  319. 38:78

    وَإِنَّ عَلَيْكَ لَعْنَتِىٓ إِلَىٰ يَوْمِ ٱلدِّينِ

    Wa-ʹinna ʻalayka laʻnateee ʹilaa Yawmid Deen.

    Dan sungguh, kutukan-Ku tetap atasmu sampai hari pembalasan."

  320. 38:79

    قَالَ رَبِّ فَأَنظِرْنِىٓ إِلَىٰ يَوْمِ يُبْعَثُونَ

    Q̣aala Rabbi faʹañz̤̣irneee ʹilaa Yawmi yubʻas̤oon.

    (Iblis) berkata, "Ya Tuhanku, tangguhkanlah aku sampai pada hari mereka dibangkitkan."

  321. 38:80

    قَالَ فَإِنَّكَ مِنَ ٱلْمُنظَرِينَ

    Q̣aala faʹinnaka minal muñz̤̣areen―

    (Allah) berfirman, "Maka sesungguhnya kamu termasuk golongan yang diberi penangguhan,

  322. 38:81

    إِلَىٰ يَوْمِ ٱلْوَقْتِ ٱلْمَعْلُومِ

    ʹIlaa Yawmil Waq̣til Maʻloom.

    sampai pada hari yang telah ditentukan waktunya (hari Kiamat)."

  323. 38:82

    قَالَ فَبِعِزَّتِكَ لَأُغْوِيَنَّهُمْ أَجْمَعِينَ

    Q̣aala fabiʻIzzatika laʹug̣wiyannahum ʹajmaʻeen.―

    (Iblis) menjawab, "Demi kemuliaan-Mu, pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya,

  324. 38:83

    إِلَّا عِبَادَكَ مِنْهُمُ ٱلْمُخْلَصِينَ

    ʹIlaa ʻIbaadaka minhumul mukhlaṣeen.

    kecuali hamba-hamba-Mu yang terpilih di antara mereka."

  325. 38:84

    قَالَ فَٱلْحَقُّ وَٱلْحَقَّ أَقُولُ

    Q̣aala falhaq̣q̣u walḥaq̣q̣a ʹaq̣ool―

    (Allah) berfirman, "Maka yang benar (adalah sumpahku), dan hanya kebenaran itulah yang Aku katakan.

  326. 38:85

    لَأَمْلَأَنَّ جَهَنَّمَ مِنكَ وَمِمَّن تَبِعَكَ مِنْهُمْ أَجْمَعِينَ

    Laʹamlaʹanna Jahannama miñka wa-mimmañ tabiʻaka minhum ʹajmaʻeen.

    Sungguh, Aku akan memenuhi neraka Jahanam dengan kamu dan dengan orang-orang yang mengikutimu di antara mereka semuanya."

  327. 38:86

    قُلْ مَآ أَسْـَٔلُكُمْ عَلَيْهِ مِنْ أَجْرٍ وَمَآ أَنَا۠ مِنَ ٱلْمُتَكَلِّفِينَ

    Q̣ul maaa ʹasʹalukum ʻalayhi min ʹajriñw Wamaaa ʹana minal mutakallifeen.

    Katakanlah (Muhammad), "Aku tidak meminta imbalan sedikit pun kepadamu atasnya (dakwahku); dan aku bukanlah termasuk orang yang mengada-ada.

  328. 38:87

    إِنْ هُوَ إِلَّا ذِكْرٌ لِّلْعَـٰلَمِينَ

    ʹIn huwa ʹillaa Ẓikrul lilʻaalameen.

    (Al-Qur`an) ini tidak lain hanyalah peringatan bagi seluruh alam.

  329. 38:88

    وَلَتَعْلَمُنَّ نَبَأَهُۥ بَعْدَ حِينٍۭ

    Wa-lataʻlamunna nabaʹahoo baʻda ḥeen.

    Dan sungguh, kamu akan mengetahui (kebenaran) beritanya (Al-Qur`an) setelah beberapa waktu lagi."

  330. Surah Az-ZumarBegins here at 39:1

  331. 39:1

    تَنزِيلُ ٱلْكِتَـٰبِ مِنَ ٱللَّهِ ٱلْعَزِيزِ ٱلْحَكِيمِ

    Tañzeelul Kitaabi minal laahil ʻAzeezil Ḥakeem.

    Kitab (Al-Qur`an) ini diturunkan oleh Allah Yang Mahamulia, Mahabijaksana.

  332. 39:2

    إِنَّآ أَنزَلْنَآ إِلَيْكَ ٱلْكِتَـٰبَ بِٱلْحَقِّ فَٱعْبُدِ ٱللَّهَ مُخْلِصًا لَّهُ ٱلدِّينَ

    ʹInnaaa ʹañzalnaaa ʹilaykal Kitaaba bil-Ḥaq̣q̣i faʻbudil laaha mukhliṣal lahud deen.

    Sesungguhnya Kami menurunkan Kitab (Al-Qur`an) kepadamu (Muhammad) dengan (membawa) kebenaran. Maka sembahlah Allah dengan tulus ikhlas beragama kepada-Nya.

  333. 39:3

    أَلَا لِلَّهِ ٱلدِّينُ ٱلْخَالِصُ ۚ وَٱلَّذِينَ ٱتَّخَذُوا۟ مِن دُونِهِۦٓ أَوْلِيَآءَ مَا نَعْبُدُهُمْ إِلَّا لِيُقَرِّبُونَآ إِلَى ٱللَّهِ زُلْفَىٰٓ إِنَّ ٱللَّهَ يَحْكُمُ بَيْنَهُمْ فِى مَا هُمْ فِيهِ يَخْتَلِفُونَ ۗ إِنَّ ٱللَّهَ لَا يَهْدِى مَنْ هُوَ كَـٰذِبٌ كَفَّارٌ

    ʹAlaa lillaahid deenul khaaliṣ? Wallaẓeenat takhaẓoo miñ dooniheee ʹawliyaaaʹ. Maa- naʻbuduhum ʹillaa liyuq̣arriboonaaa ʹilal laahi zulfaa. ʹInnal laaha yaḥkumu baynahum fee maa- hum feehi yakhtalifoon. ʹInnal laaha laa- yahdee man huwa kaaẓibuñ kaffaar.

    Ingatlah! Hanya milik Allah agama yang murni (dari syirik). Dan orang-orang yang mengambil pelindung selain Dia (berkata), "Kami tidak menyembah mereka melainkan (berharap) agar mereka mendekatkan kami kepada Allah dengan sedekat-dekatnya." Sungguh, Allah akan memberi putusan di antara mereka tentang apa yang mereka perselisihkan. Sungguh, Allah tidak memberi petunjuk kepada pendusta dan orang yang sangat ingkar.

  334. 39:4

    لَّوْ أَرَادَ ٱللَّهُ أَن يَتَّخِذَ وَلَدًا لَّٱصْطَفَىٰ مِمَّا يَخْلُقُ مَا يَشَآءُ ۚ سُبْحَـٰنَهُۥ ۖ هُوَ ٱللَّهُ ٱلْوَٰحِدُ ٱلْقَهَّارُ

    Law ʹaaraadal laahu ʹañy yattakhiẓa waladal laṣṭafaa mimmaa yakhluq̣u maa- yashaaaʹu Subḥaanah! Huwal laahul Waaḥidul Q̣ahhaar.

    Sekiranya Allah hendak mengambil anak, tentu Dia akan memilih apa yang Dia kehendaki dari apa yang telah diciptakan-Nya. Mahasuci Dia. Dialah Yang Maha Esa, Mahaperkasa.

  335. 39:5

    خَلَقَ ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ بِٱلْحَقِّ ۖ يُكَوِّرُ ٱلَّيْلَ عَلَى ٱلنَّهَارِ وَيُكَوِّرُ ٱلنَّهَارَ عَلَى ٱلَّيْلِ ۖ وَسَخَّرَ ٱلشَّمْسَ وَٱلْقَمَرَ ۖ كُلٌّ يَجْرِى لِأَجَلٍ مُّسَمًّى ۗ أَلَا هُوَ ٱلْعَزِيزُ ٱلْغَفَّـٰرُ

    Khalaq̣as samaawaati wal-ʹarḍa bilḥaq̣q̣: yukawwirul layla ʻalan nahaari wa-yukawwirun nahaara ʻalal layli wa-sakhkharash shamsa walq̣amar: kulluñy yajree liʹajalim musammaa. ʹAlaa Huwal ʻAzeezul G̣affaar.

    Dia menciptakan langit dan bumi dengan (tujuan) yang benar; Dia memasukkan malam atas siang dan memasukkan siang atas malam dan menundukkan matahari dan bulan, masing-masing berjalan menurut waktu yang ditentukan. Ingatlah! Dialah Yang Mahamulia, Maha Pengampun.

  336. 39:6

    خَلَقَكُم مِّن نَّفْسٍ وَٰحِدَةٍ ثُمَّ جَعَلَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَأَنزَلَ لَكُم مِّنَ ٱلْأَنْعَـٰمِ ثَمَـٰنِيَةَ أَزْوَٰجٍ ۚ يَخْلُقُكُمْ فِى بُطُونِ أُمَّهَـٰتِكُمْ خَلْقًا مِّنۢ بَعْدِ خَلْقٍ فِى ظُلُمَـٰتٍ ثَلَـٰثٍ ۚ ذَٰلِكُمُ ٱللَّهُ رَبُّكُمْ لَهُ ٱلْمُلْكُ ۖ لَآ إِلَـٰهَ إِلَّا هُوَ ۖ فَأَنَّىٰ تُصْرَفُونَ

    Khalaq̣akum min nafsiñw waaḥidatiñ s̤umma jaʻala minhaa zawjahaa wa-ʹañzala lakum minal ʹanʻaami s̤amaaniyata ʹazwaaj: yakhluq̣ukum fee buṭooni ʹummahaatikum khalaq̣am mim baʻdi khalq̣iñ fee ẓulumaatiñ s̤alaas̤. Ẓaalikumul laahu Rabbukum lahul mulk. Laaa ʹilaaha ʹillaa Hoo. Faʹannaa tuṣrafoon?

    Dia menciptakan kamu dari diri yang satu (Adam), kemudian darinya Dia jadikan pasangannya. Dan Dia menurunkan delapan pasang hewan ternak untukmu. Dia menjadikan kamu dalam perut ibumu kejadian demi kejadian dalam tiga kegelapan. Yang (berbuat) demikian itu adalah Allah, Tuhan kamu, Tuhan Yang memiliki kerajaan. Tidak ada tuhan selain Dia; maka mengapa kamu dapat dipalingkan?

  337. 39:7

    إِن تَكْفُرُوا۟ فَإِنَّ ٱللَّهَ غَنِىٌّ عَنكُمْ ۖ وَلَا يَرْضَىٰ لِعِبَادِهِ ٱلْكُفْرَ ۖ وَإِن تَشْكُرُوا۟ يَرْضَهُ لَكُمْ ۗ وَلَا تَزِرُ وَازِرَةٌ وِزْرَ أُخْرَىٰ ۗ ثُمَّ إِلَىٰ رَبِّكُم مَّرْجِعُكُمْ فَيُنَبِّئُكُم بِمَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ ۚ إِنَّهُۥ عَلِيمٌۢ بِذَاتِ ٱلصُّدُورِ

    ʹIñ takfuroo faʹinnal laaha G̣aniyyun ʻañkum: wa-laa yarḍaa liʻibaadihil kufr: wa-ʹiñ tashkuroo yarḍahu lakum. Wa-laa taziru waaziratuñw wizra ʹukhraa. S̤umma ʹilaa Rabbikum Marjiʻukum fayunabbiʹukum̃ bimaa kuñtum taʻmaloon. ʹInnahoo ʻAleemum biẓaatiṣ ṣudoor.

    Jika kamu kafir, maka (ketahuilah) sesungguhnya Allah tidak memerlukanmu dan Dia tidak meridai kekafiran hamba-hamba-Nya. Jika kamu bersyukur, Dia meridai kesyukuranmu itu. Seseorang yang berdosa tidak memikul dosa orang lain. Kemudian kepada Tuhanmulah kembalimu lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan. Sungguh, Dia Maha Mengetahui apa yang tersimpan dalam dada(mu).

  338. 39:8

    ۞ وَإِذَا مَسَّ ٱلْإِنسَـٰنَ ضُرٌّ دَعَا رَبَّهُۥ مُنِيبًا إِلَيْهِ ثُمَّ إِذَا خَوَّلَهُۥ نِعْمَةً مِّنْهُ نَسِىَ مَا كَانَ يَدْعُوٓا۟ إِلَيْهِ مِن قَبْلُ وَجَعَلَ لِلَّهِ أَندَادًا لِّيُضِلَّ عَن سَبِيلِهِۦ ۚ قُلْ تَمَتَّعْ بِكُفْرِكَ قَلِيلًا ۖ إِنَّكَ مِنْ أَصْحَـٰبِ ٱلنَّارِ

    Wa-ʹiẓaa massal ʹiñsaana ḍurruñ daʻaa Rabbahoo muneeban ʹilayhi s̤umma ʹiẓaa khawwalahoo niʻmatam minhu nasiya maa- kaana yadʻooo ʹilayhi miñ q̣ablu wa-jaʻala lillaahi ʹañdaadal liyuḍilla ʻañ Sabeelih. Q̣ul tamattaʻ bikufrika q̣aleelan ʹinnaka min ʹAṣḥaabin Naar!

    Dan apabila manusia ditimpa bencana, dia memohon (pertolongan) kepada Tuhannya dengan kembali (taat) kepada-Nya; tetapi apabila Dia memberikan nikmat kepadanya dia lupa (akan bencana) yang pernah dia berdoa kepada Allah sebelum itu, dan di mengadakan sekutu-sekutu bagi Allah untuk menyesatkan (manusia) dari jalan-Nya. Katakanlah, "Bersenang-senanglah kamu dengan kekafiranmu itu untuk sementara waktu. Sungguh, kamu termasuk penghuni neraka."

  339. 39:9

    أَمَّنْ هُوَ قَـٰنِتٌ ءَانَآءَ ٱلَّيْلِ سَاجِدًا وَقَآئِمًا يَحْذَرُ ٱلْـَٔاخِرَةَ وَيَرْجُوا۟ رَحْمَةَ رَبِّهِۦ ۗ قُلْ هَلْ يَسْتَوِى ٱلَّذِينَ يَعْلَمُونَ وَٱلَّذِينَ لَا يَعْلَمُونَ ۗ إِنَّمَا يَتَذَكَّرُ أُو۟لُوا۟ ٱلْأَلْبَـٰبِ

    ʹAmman huwa q̣aanitun ʹaanaaaʹal layli saajidañw waq̣aaaʹimañy yaḥẓarul ʹAakhirata wa-yarjoo Raḥmata Rabbih? Q̣ul hal yastawil laẓeena yaʻlamoona wallaẓeena la yaʻlamoon? ʹInnamaa yataẓakkaru ʹulul ʹalbaab.

    (Apakah kamu orang musyrik yang lebih beruntung) ataukah orang yang beribadah pada waktu malam dengan sujud dan berdiri, karena takut kepada (azab) akhirat dan mengharapkan rahmat Tuhannya? Katakanlah, "Apakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?" Sebenarnya hanya orang yang berakal sehat yang dapat menerima pelajaran.

  340. 39:10

    قُلْ يَـٰعِبَادِ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱتَّقُوا۟ رَبَّكُمْ ۚ لِلَّذِينَ أَحْسَنُوا۟ فِى هَـٰذِهِ ٱلدُّنْيَا حَسَنَةٌ ۗ وَأَرْضُ ٱللَّهِ وَٰسِعَةٌ ۗ إِنَّمَا يُوَفَّى ٱلصَّـٰبِرُونَ أَجْرَهُم بِغَيْرِ حِسَابٍ

    Q̣ul yaa-ʻibaadil laẓeena ʹaamanut taq̣oo Rabbakum. Lillaẓeena ʹaḥsanoo fee haaẓihid dunyaa ḥasanah. Wa-ʹarḍul laahi waasiʻah! ʹInnamaa yuwaffaṣ ṣaabiroona ʹajrahum̃ big̣ayri ḥisaab!

    Katakanlah (Muhammad), "Wahai hamba-hamba-Ku yang beriman! Bertakwalah kepada Tuhanmu." Bagi orang-orang yang berbuat baik di dunia ini akan memperoleh kebaikan. Dan bumi Allah itu luas. Hanya orang-orang yang bersabarlah yang disempurnakan pahalanya tanpa batas.

  341. 39:11

    قُلْ إِنِّىٓ أُمِرْتُ أَنْ أَعْبُدَ ٱللَّهَ مُخْلِصًا لَّهُ ٱلدِّينَ

    Q̣ul ʹinneee ʹumirtu ʹan ʹaʻbudal laaha mukhliṣal lahud deen;

    Katakanlah, "Sesungguhnya aku diperintahkan agar menyembah Allah dengan penuh ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama.

  342. 39:12

    وَأُمِرْتُ لِأَنْ أَكُونَ أَوَّلَ ٱلْمُسْلِمِينَ

    Wa-ʹumirtu liʹan ʹakoona ʹawwalal Muslimeen.

    Dan aku diperintahkan agar menjadi orang yang pertama-tama berserah diri."

  343. 39:13

    قُلْ إِنِّىٓ أَخَافُ إِنْ عَصَيْتُ رَبِّى عَذَابَ يَوْمٍ عَظِيمٍ

    Q̣ul ʹinneee ʹakhaafu ʹin ʻaṣaytu Rabbee ʻaẓaaba Yawmin ʻaz̤̣eem.

    Katakanlah, "Sesungguhnya aku takut akan azab pada hari yang besar jika aku durhaka kepada Tuhanku."

  344. 39:14

    قُلِ ٱللَّهَ أَعْبُدُ مُخْلِصًا لَّهُۥ دِينِى

    Q̣ulil laaha ʹaʻbudu mukhliṣal lahoo deenee:

    Katakanlah, "Hanya Allah yang aku sembah dengan penuh ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agamaku."

  345. 39:15

    فَٱعْبُدُوا۟ مَا شِئْتُم مِّن دُونِهِۦ ۗ قُلْ إِنَّ ٱلْخَـٰسِرِينَ ٱلَّذِينَ خَسِرُوٓا۟ أَنفُسَهُمْ وَأَهْلِيهِمْ يَوْمَ ٱلْقِيَـٰمَةِ ۗ أَلَا ذَٰلِكَ هُوَ ٱلْخُسْرَانُ ٱلْمُبِينُ

    Faʻbudoo maa- shiʹtum miñ doonih. Q̣ul ʹinnal khaasireenal laẓeena khasirooo ʹañfusahum wa-ʹahleehim Yawmal Q̣iyaamah: ʹalaa ẓaalika huwal khusraanul mubeen!

    Maka sembahlah selain Dia sesukamu! (wahai orang-orang musyrik). Katakanlah, "Sesungguhnya orang-orang yang rugi ialah orang-orang yang merugikan diri mereka sendiri dan keluarganya pada hari Kiamat." Ingatlah! Yang demikian itu adalah kerugian yang nyata.

  346. 39:16

    لَهُم مِّن فَوْقِهِمْ ظُلَلٌ مِّنَ ٱلنَّارِ وَمِن تَحْتِهِمْ ظُلَلٌ ۚ ذَٰلِكَ يُخَوِّفُ ٱللَّهُ بِهِۦ عِبَادَهُۥ ۚ يَـٰعِبَادِ فَٱتَّقُونِ

    Lahum miñ fawq̣ihim z̤̣ulalum minañ Naari wa-miñ taḥtihim z̤̣ulal. Ẓaalika yukhawwiful laahu bihee ʻIbaadah: yaa-ʻIbaadi fattaq̣oon.

    Di atas mereka ada lapisan-lapisan dari api dan di bawahnya juga ada lapisan-lapisan yang disediakan bagi mereka. Demikianlah Allah mengancam hamba-hamba-Nya (dengan azab itu). "Wahai hamba-hamba-Ku, maka bertakwalah kepada-Ku."

  347. 39:17

    وَٱلَّذِينَ ٱجْتَنَبُوا۟ ٱلطَّـٰغُوتَ أَن يَعْبُدُوهَا وَأَنَابُوٓا۟ إِلَى ٱللَّهِ لَهُمُ ٱلْبُشْرَىٰ ۚ فَبَشِّرْ عِبَادِ

    Wallaẓeenaj tanabuṭ Ṭaag̣oota ʹañy yaʻbudoohaa wa-ʹanaabooo ʹilal laahi lahumul Bushraa: fabashshir ʻIbaad,―

    Dan orang-orang yang menjauhi Tagut (yaitu) tidak menyembahnya dan kembali kepada Allah, mereka pantas mendapat berita gembira; sebab itu sampaikanlah kabar gembira itu kepada hamba-hamba-Ku,

  348. 39:18

    ٱلَّذِينَ يَسْتَمِعُونَ ٱلْقَوْلَ فَيَتَّبِعُونَ أَحْسَنَهُۥٓ ۚ أُو۟لَـٰٓئِكَ ٱلَّذِينَ هَدَىٰهُمُ ٱللَّهُ ۖ وَأُو۟لَـٰٓئِكَ هُمْ أُو۟لُوا۟ ٱلْأَلْبَـٰبِ

    ʹAllaẓeena yastamiʻoonal Q̣awla fayattabiʻoona ʹaḥsanah: ʹulaaaʹikal laẓeena hadaahumul laahu wa-ʹulaaaʹika hum ʹulul ʹalbaab.

    (yaitu) mereka yang mendengarkan perkataan lalu mengikuti apa yang paling baik di antaranya. Mereka itulah orang-orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah dan mereka itulah orang-orang yang mempunyai akal sehat.

  349. 39:19

    أَفَمَنْ حَقَّ عَلَيْهِ كَلِمَةُ ٱلْعَذَابِ أَفَأَنتَ تُنقِذُ مَن فِى ٱلنَّارِ

    ʹAfaman ḥaq̣q̣a ʻalayhi kalimatul ʻAẓaab? ʹA-faʹañta tuñq̣iẓu mañ fin Naar?

    Maka apakah (engkau hendak mengubah nasib) orang-orang yang telah dipastikan mendapat azab? Apakah engkau (Muhammad) akan menyelamatkan orang yang berada dalam api neraka?

  350. 39:20

    لَـٰكِنِ ٱلَّذِينَ ٱتَّقَوْا۟ رَبَّهُمْ لَهُمْ غُرَفٌ مِّن فَوْقِهَا غُرَفٌ مَّبْنِيَّةٌ تَجْرِى مِن تَحْتِهَا ٱلْأَنْهَـٰرُ ۖ وَعْدَ ٱللَّهِ ۖ لَا يُخْلِفُ ٱللَّهُ ٱلْمِيعَادَ

    Laakinil laẓeenat taq̣aw Rabbahum lahum g̣urafum miñ fawq̣ihaa g̣urafum mabniyyatuñ tajree miñ taḥtihal ʹanhaar; Waʻdal laah: laa- yukhliful laahul meeʻaad.

    Tetapi orang-orang yang bertakwa kepada Tuhannya, mereka mendapat kamar-kamar (di surga), di atasnya terdapat pula kamar-kamar yang dibangun (bertingkat-tingkat), yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. (Itulah) janji Allah. Allah tidak akan memungkiri janji(-Nya).

  351. 39:21

    أَلَمْ تَرَ أَنَّ ٱللَّهَ أَنزَلَ مِنَ ٱلسَّمَآءِ مَآءً فَسَلَكَهُۥ يَنَـٰبِيعَ فِى ٱلْأَرْضِ ثُمَّ يُخْرِجُ بِهِۦ زَرْعًا مُّخْتَلِفًا أَلْوَٰنُهُۥ ثُمَّ يَهِيجُ فَتَرَىٰهُ مُصْفَرًّا ثُمَّ يَجْعَلُهُۥ حُطَـٰمًا ۚ إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَذِكْرَىٰ لِأُو۟لِى ٱلْأَلْبَـٰبِ

    ʹAlam tara ʹannal laaha ʹañzala minas samaaaʹi maaaʹañ fasalakahoo yanaabeeʻa fil ʹarḍi s̤umma yukhriju bihee zarʻam mukhtalifan ʹalwaanuhoo s̤umma yaheeju fataraahu muṣfarrañ s̤umma yajʻaluhoo ḥuṭaamaa. ʹInna fee ẓaalika la-Ẓikraa liʹulil ʹalbaab.

    Apakah engkau tidak memperhatikan, bahwa Allah menurunkan air dari langit, lalu diaturnya menjadi sumber-sumber air di bumi, kemudian dengan air itu ditumbuhkan-Nya tanam-tanaman yang bermacam-macam warnanya, kemudian menjadi kering, lalu engkau melihatnya kekuning-kuningan, kemudian dijadikan-Nya hancur berkeping-keping. Sungguh, pada yang demikian itu terdapat pelajaran bagi orang-orang yang mempunyai akal sehat.

  352. 39:22

    أَفَمَن شَرَحَ ٱللَّهُ صَدْرَهُۥ لِلْإِسْلَـٰمِ فَهُوَ عَلَىٰ نُورٍ مِّن رَّبِّهِۦ ۚ فَوَيْلٌ لِّلْقَـٰسِيَةِ قُلُوبُهُم مِّن ذِكْرِ ٱللَّهِ ۚ أُو۟لَـٰٓئِكَ فِى ضَلَـٰلٍ مُّبِينٍ

    ʹAfamañ sharaḥal laahu ṣadrahoo lil-ʹIslaami fahuwa ʻalaa Noorim mir Rabbih? Fawaylul lilq̣aasiyati q̣uloobuhum miñ ẓikril laah! ʹulaaaʹika fee ḍalaalim mubeen!

    Maka apakah orang-orang yang dibukakan hatinya oleh Allah untuk (menerima) agama Islam lalu dia mendapat cahaya dari Tuhannya (sama dengan orang yang hatinya membatu)? Maka celakalah mereka yang hatinya telah membatu untuk mengingat Allah. Mereka itu dalam kesesatan yang nyata.

  353. 39:23

    ٱللَّهُ نَزَّلَ أَحْسَنَ ٱلْحَدِيثِ كِتَـٰبًا مُّتَشَـٰبِهًا مَّثَانِىَ تَقْشَعِرُّ مِنْهُ جُلُودُ ٱلَّذِينَ يَخْشَوْنَ رَبَّهُمْ ثُمَّ تَلِينُ جُلُودُهُمْ وَقُلُوبُهُمْ إِلَىٰ ذِكْرِ ٱللَّهِ ۚ ذَٰلِكَ هُدَى ٱللَّهِ يَهْدِى بِهِۦ مَن يَشَآءُ ۚ وَمَن يُضْلِلِ ٱللَّهُ فَمَا لَهُۥ مِنْ هَادٍ

    ʹAllaahu nazzala ʹaḥsanal Ḥadees̤i Kitaabam mutashaabiham mas̤aaniya taq̣shaʻirru minhu juloodul laẓeena yakhshawna Rabbahum; s̤umma taleenu julooduhum wa-q̣uloobuhum ʹilaa Ẓikril laah. Ẓaalika hudal laahi yahdee bihee mañy yashaaaʹ; wa-mañy yuḍlilil laahu famaa lahoo min haad.

    Allah telah menurunkan perkataan yang paling baik (yaitu) Al-Qur`an yang serupa (ayat-ayatnya) lagi berulang-ulang, gemetar karenanya kulit orang-orang yang takut kepada Tuhannya, kemudian menjadi tenang kulit dan hati mereka ketika mengingat Allah. Itulah petunjuk Allah, dengan Kitab itu Dia memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki. Dan barang siapa disesatkan oleh Allah, maka tidak seorang pun yang dapat memberi petunjuk.

  354. 39:24

    أَفَمَن يَتَّقِى بِوَجْهِهِۦ سُوٓءَ ٱلْعَذَابِ يَوْمَ ٱلْقِيَـٰمَةِ ۚ وَقِيلَ لِلظَّـٰلِمِينَ ذُوقُوا۟ مَا كُنتُمْ تَكْسِبُونَ

    ʹAfamañy yattaq̣ee biwajhihee soooʹal ʻaẓaabi Yawmal Q̣iyaamah? Wa-q̣eela liz̤̣z̤̣aalimeena ẓooq̣oo maa- kuñtum taksiboon!

    Maka apakah orang-orang yang berlindung dengan wajahnya untuk menghindari azab yang buruk pada hari Kiamat (sama dengan orang mukmin yang tidak kena azab)? Dan dikatakan kepada orang-orang yang zalim, "Rasakanlah olehmu balasan apa yang telah kamu kerjakan."

  355. 39:25

    كَذَّبَ ٱلَّذِينَ مِن قَبْلِهِمْ فَأَتَىٰهُمُ ٱلْعَذَابُ مِنْ حَيْثُ لَا يَشْعُرُونَ

    Kaẓẓabal laẓeena miñ q̣ablihim faʹataahumul ʻAẓaabu min ḥays̤u laa- yashʻuroon.

    Orang-orang yang sebelum mereka telah mendustakan (rasul-rasul), maka datanglah kepada mereka azab dari arah yang tidak mereka sangka.

  356. 39:26

    فَأَذَاقَهُمُ ٱللَّهُ ٱلْخِزْىَ فِى ٱلْحَيَوٰةِ ٱلدُّنْيَا ۖ وَلَعَذَابُ ٱلْـَٔاخِرَةِ أَكْبَرُ ۚ لَوْ كَانُوا۟ يَعْلَمُونَ

    Faʹaẓaaq̣ahumul laahul khizya fil ḥayaatid dunyaa wa-laʻAẓaabul ʹAakhirati ʹakbar. Law kaanoo yaʻlamoon!

    Maka Allah menimpakan kepada mereka kehinaan pada kehidupan dunia. Dan sungguh, azab akhirat lebih besar, kalau (saja) mereka mengetahui.

  357. 39:27

    وَلَقَدْ ضَرَبْنَا لِلنَّاسِ فِى هَـٰذَا ٱلْقُرْءَانِ مِن كُلِّ مَثَلٍ لَّعَلَّهُمْ يَتَذَكَّرُونَ

    Wa-laq̣ad ḍarabnaa linnaasi fee haaẓal Q̣ur-ʹaani miñ kulli Mas̤alil laʻallahum yataẓakkaroon.

    Dan sungguh, telah Kami buatkan dalam Al-Qur`an ini segala macam perumpamaan bagi manusia agar mereka dapat pelajaran.

  358. 39:28

    قُرْءَانًا عَرَبِيًّا غَيْرَ ذِى عِوَجٍ لَّعَلَّهُمْ يَتَّقُونَ

    Q̣ur-ʹaanan ʻArabiyyan g̣ayra ẓee ʻiwajil laʻallahum yattaq̣oon.

    (Yaitu) Al-Qur`an dalam bahasa Arab, tidak ada kebengkokan (di dalamnya) agar mereka bertakwa.

  359. 39:29

    ضَرَبَ ٱللَّهُ مَثَلًا رَّجُلًا فِيهِ شُرَكَآءُ مُتَشَـٰكِسُونَ وَرَجُلًا سَلَمًا لِّرَجُلٍ هَلْ يَسْتَوِيَانِ مَثَلًا ۚ ٱلْحَمْدُ لِلَّهِ ۚ بَلْ أَكْثَرُهُمْ لَا يَعْلَمُونَ

    Ḍarabal laahu Mas̤alar rajulañ feehi shurakaaaʹu mutashaakisoona wa-rajulañ salamal lirajul: Hal yastawiyaani mas̤alaa? ʹAl-Ḥamdu lillaah! Bal ʹaks̤aruhum laa- yaʻlamoon.

    Allah membuat perumpamaan (yaitu) seorang laki-laki (hamba sahaya) yang dimiliki oleh beberapa orang berserikat yang dalam perselisihan, dan seorang hamba sahaya yang menjadi milik penuh dari seorang (saja). Adakah kedua hamba sahaya itu sama keadaannya? Segala puji bagi Allah, tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui.

  360. 39:30

    إِنَّكَ مَيِّتٌ وَإِنَّهُم مَّيِّتُونَ

    ʹInnaka mayyituñw waʹinnahum mayyitoon.

    Sesungguhnya engkau (Muhammad) akan mati dan mereka akan mati (pula).

  361. 39:31

    ثُمَّ إِنَّكُمْ يَوْمَ ٱلْقِيَـٰمَةِ عِندَ رَبِّكُمْ تَخْتَصِمُونَ

    S̤umma ʹinnakum Yawmal Q̣iyaamati ʻiñda Rabbikum takhtaṣimoon.

    Kemudian sesungguhnya kamu pada hari Kiamat akan berbantah-bantahan di hadapan Tuhanmu.